Featured

We have a secret (4)

My fiction

Aku kembali bawa bagian 4nya.. dan aku berusahan membuat ceritanya lebih menarik. walau gak banyak yang tertarik. judul: we have a secret 4.              cast: Cho Kyuhyun, Han cherry                Oh Sehun, dan Nam Hyera. Genre: Marriage Life, romance                  chapter.

Pg: 17+

Author pov:

Perasaan lega menyeruak di dalam dada cherry. setelah mendengar penjelasan docter. Tidak ia pungkiri kalau di begitu menghawatirkan sehun. Selama ini sehun adalah orang yang baik padanya.

“Sekarang sebaiknya kau kembali ke vila”. Sehun yang sejak tadi berdiri di samping cherry juga ikut mendengarkan bahwa sehun baik baik saja. Kyuhyun punya alasan.

“Tidak aku disini saja.” Cherry menolak tawaran kyuhyun. Dia merasa tidak enak meninggal sehun sendirian. Lagi pula dia merasa kembali ke villa akan membuatnya tidak nyaman berada ditengah tengah orang yang tidak percaya padanya. 

“jadi kau akan tetap disini.” kyuhyun menghela napas lalu nganguk kepalanya dia mengerti dia juga menyaksikannya tadi. Akan tidak nyamannya kondisi di villa setelah insident itu terjadi semua orang menatap menuduh kepada cherry.

“Baiklah Kita akan tidur disini.” Kyuhyun mengambil keputusan akhir mengiyakan kemauan cherry.

Sebuah ruang VIP menjadi telah kyuhyun pilih untuk ruang inap sehun. Bukan bermaksud berlebihan kyuhyun memilih ruangan ini sebagai ruang inap sehun tapi juga demi kenyamannya dan cherry yang akan memunggui sehun.

Cherry berbaring diranjang disamping sebelah kanan sehun. Dia tidak sedang sakit tapi ranjang ini memang disediakan untuk orang atau dokter yang akan menunggui pasien. Karena keadaan sehun yang tidak harus ditunggui dokter jadi ranjang ini bisa cherry gunakan. Ini juga alasan kenapa kyuhyun memilih kamar rawat VIP ini.

Han Cherry pov:

Kyuhyun ikut merebahkan tubuhnya disampingku.

“Aku tidak bisa tidur disofa itu aku tidak mau badanku sakit kalau aku harus tidur disitu.” Kyuhyun menjeda sebentar kalimatnya “Dan kau jangan berbikir untuk tidur disitu” dia seperti bisa membaca pikiranku.

“Ya”. Aku mengambil napas pelan menahanya sebentar lalu menghembuskannya.

“Aku Tidak melakukan itu. Maksudku sosis itu aku tidak membelinya.” Entah alasan apa aku rasa aku perlu menjelasakan ini padanya. Juga ada sebuah keinginan dalam hatiku kalau aku ingin dia percaya padaku.

“Aku percaya” dan seperti ada sebuah kembang api meledak didalam hatiku saat aku mendengar kalimat itu keluar dari bibirnya. Dia percaya padaku. 

“Terima kasih”. Entah mendapat keberanian dari mana aku membalik badanku yang semula terlentang menjadi menyamping menghadapnya yang juga ternyata sejak tadi sudah menyampingkan tubuhnya menghadapku.

Tatapan mata kami berdua bertautan. Tatapan matanya yang biasanya selalu hanya tatapan mengejek dan kasian. Sekarang terlihat berbeda. Aku tidak tau kenapa.

 Tanganya terulur menyentuh pipiku mengusap lembut beralih Mengusap lembut rambutku lalu kembali kepipiku. Tatapan mata kami tidak terlepas. Aku seperti terhipnotis tidak mampu lepas dari tatapan matanya. Wajahnya yang terlihat begitu tampan semakin mendekat.

Dan cup. Bibirnya menempel dibibirku. Astaga ini ciuman pertama kami setelah aku menikah dengannya selama dua tahun ini.

Bibirnya yang tadi hanya menempel sekarang mengecup bibir bawah dan atasku bergantian. Tubuhku terasa begitu kaku. Pikiranku mendadak kosong aku tidak harus bagaimana.

Kyuhyun pov:

“Sangat manis”. Itu kalimat pertama yang ku ucapkan setelah aku menyudahi ciuman kami. Ah tidak maksudku ciumanku. Dia masih menutup matanya Dengan napas yang sedikit terengah engah.

  Beberapa menit semenjak ciuman itu dia tidak membuka mataya. Napasnya yang tadi terengah engah juga sekarang sudah tidak terdengar tapi malah dengkuran halus yang terdengar. Dia tertidur setelah berciuman. Sungguh istriku gadis yang unik.

Bunyi deringan ponsel yang kurasa berasal dari ponselku memaksaku membuka mataku. Benar ponselku lah yang berdering. Nama yoo jae suk tertera dilayarnya. 

“Bagaimana kau sudah menemukan pelakunya?” Aku menjawab panggilan sekertarisku tanpa mengucap kalimat basa basi khas orang bertelepon. Aku memintanya menyelidiki kasus ini.

“Sudah presdir, benar nyonya tidak bersalah. Seperti dugaan anda memang dia orangnya.” Instingku tak pernah salah.

“Bagus. Amankan buktinya”. Panggilan kami berakhir

“Park jungsoo”. Aku bergumam dalam hati.

Sehun pov:

Kesadaranku terusik saat aku mendengar suara sesorang yang sepertinya sedang berbicang di ponsel. Itu seperti suara presdir cho.

Dia menemukan pelakunya dan bukti apa maksudnya. Apa seseorang sengaja melakukan ini padaku. Aku harus meminta penjelasan padanya. 

Langsung ku sibak tirai yang menjadi pembatas kami. Dia terlihat sedekit terkejut melihatku.

“Kau sudah bangun”. Kalimat basa basi yang terlalu basi.

“Bisa presdir jelaskan siapa orang yang melakukan hal ini padaku”aku langsung bertanya tanpa basa basi padanya. Dalam hal seperti ini tidak perlu basa basi bukan. Sungguh aku sangat penasaran selama ini aku rasa aku tidak pernah punya musuh jadi aku sangat penasaran.

“Ya..”Dia menjawab singkat tanpa memberi penjelasan lebih jelas lagi padaku.

 Belum sempat aku membuka mulutku untuk bertanya lebih lanjut tiba tiba sesorang membuka pintu ruangan ini.

“Kau sudah bangun”. Cherry berdiri depan pintu yang sudah ia tutup dengan sebuah kantong plastik ditangannya. Dia berjalan perlahan mendekat kearah ku meletakan kantong plastik yang ia bawa. 

“Kau sudah merasa lebih baik.”dia bertanya sambil menatap wajahku. Aku memberi anggukan kepalaku sebagai jawaban.

“Kyuhyun ssi aku membawa sarapan untukmu sekarang sebaiknya kau bersih kan dirimu dulu”. Jadi kantong itu berisi sarapan untuk presdir cho.

“Kau tidak membeli untukku.” Aku merasa iri dia tidak membeli untuku. 

“Tidak. Kau akan makan sarapan yang disediakan rumah sakit saja. Kaukan pasien”. Dia sedikit meninggikan suaranya. Aku suka dia bicara dengan khawatir seperti itu padaku.

“Sarapanku.” Suara bass presdir cho mengalihkan pandangan cherry dariku. Dia mengambil kantong plastik yang ia letakan diatas nangkas di sampingku . Membawanya ke pada presdir cho. Meletakan bungkusan itu pelan diatas meja sebelum ia mendudukkan diri disamping presdir cho.

Aku memperhatikan apa yang cherry lakukan sekarang. Ia mengeluarkan Isi kantung yang iya beli tadi.

“Aku hanya membeli sarapan sederhana saja tapi ini kimbab spesial tanpa sayur .” Cherry membuka pembungkus kimbab yang ia jelaskan tanpa sayur itu ke hadapan kyuhyun. Dan susu Sebotol ukuran sedang . 

“Kau tidak sarapan.” Presdir cho bertanya. Dari yang kulihat sepertinya mereka bersikap bukan seperti Atasan dan bawahan. Mungkin mereka berteman. Tapi apa mungkin cherry kan hanya pegawai biasa mana mungkin bisa menjadi teman seorang presdir perusahan Besar. Jadi apa hubungan mereka. Jangan jangan presdir cho akan menjadikan cherry wanita ke 3 nya setelah direktur nam. Tidak tidak akan ku biarkan. Cherry hanya boleh jadi milikku.

Tbc..^^

Teman tinggalin jejaknya ya.. 

  

 

My love story chapter 1

My fiction and my imagination

judul: My love story chapter 1

Author:sweetcandy94
Cast:oh sehun, kim jihyo (oc) other cast: xi luhan, han sera and        exo member

Genre: romance, nc,    

Pg: nc 17+ / nc 21

   Sudah berapa kali aku menggedor gedor pintu kamar ini tapi tidak ada sahutan dari sang penghuni. Akhirnya aku aku tetap harus memasuki kamar ini juga. 

 “Oh sehun cepat bagun, sekarang sudah jam 6.” Aku mencoba membangunkan sehun dengan menggoyan goyang badannya. Tapi apa dia malah menarik ku masuk dalam pelukannya.

“Aku tidak ada jadwal kuliah hari ini jadi jangan ganggu aku”.dia mempererat pelukannya padaku.

” kalau begitu lanjutkan saja tidur mu”.aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya.

“Maaf noona aku tidak bisa tidur lagi kau merasakannya kan.” Apa maksudnya bocah ini. Astaga benar aku merasakannya.

“Sehun ini masih pagi.” Kataku mencoba mengalihkan keyadongannya tapi apa sekarang dia membalik keadaan menindihku dia tanpa basa basi mencium bibirku dengan bibirnya yang belum ia cuci.

 Sehun pov

Aku terus menyesap bibir atas dan bawahnya bergantian. Rasa bibirnya tidak pernah berubah selalu manis. Tidak tinggal diam tanganku masuk kedalam kausnya mencari salah satu benda kegemaranku. 

 “Ahh..” desahannya keluar saat aku meremas dadanya. Tidak ku biarkan kesempatan mengajaknya berperang lidah kumasukan lidahku kemulutnya mengajaknya berperang. Ku turunkan ciumanku kelehernya. 

Trak. Kulepaskan pengait branya dan ku lepas kaos dan branya. Dengan tidak sabarnya aku melahap dadanya kukecup kujilat dan kuhisap dadanya. Dia melengkungkan badanya pertanda orgasmenya sudah datang.

 Sekarang kami sama sama telanjang bulat. Ku gosok gosok juniorku ke vaginanya.

“Ahh.. sehun masukan aku.. ahh sudah sangat menginginkamu”. Ini yang ku suka darinya dia tidak sungkan padaku. Aku akan sedikit menggodanya. Ku gosok gosok lagi ujung juniorku di klonisnya.  Aku tidak menyangka dia menarik pantatku dan.. 

“Ahh..” erang kami bersama saat dia berhasil membuat juniorku masuk.. “cepat sehun gerakan aku sudah tidak tahan aku sungguh sangat menginginkannya” dia mengaitkan kakinya di pinggangku. 

 Jihyo pov:

“Ahh.. ahh.. sehun lebih cepat lagi. Aku memang tidak tahu malu saat kami bercinta. Sehun mengerakan juniornya dengan sangat cepat membuatku mengeluarkan cairanku. Sebelum cairan dalam tubuhnya keluar dia melepas juniornya merebahkan tubuhnya disampingku.

 “Bagaimana pagi ini noona. Tanya sehun sambil membersih kan junior.

“Seperti biasa aku tidak munafik aku menyukainya”. Jawabku jujur.

Author pov

Begitulah hubungan jihyo dan sehun mereka bukan suami istri tapi beryadong ria bukan hal uang tabu lagi untuk mereka. Mereka hanya orang yang tinggal serumah dari sejak usia sehun 13 tahun. Mereka tidak hanya tinggal berdua tentu saja seorang pelayan kepercayaan tuan oh menemani mereka hidup dan mengawasi mereka. 

Sedangkan tuan oh taejun selaku ayah sehun dan kim Bo man Tidak dikorea mereka di luar negri. Ayah jihyo adalah asisten pribadi oh taejun jadi dimana ayah sehun berada disitulah asisten kim. 

Mereka pertama kali melakukannya saat sehun duduk kelas 2 senior high school. Itu karena dvd yadong kim jongin teman sehun yang tertinggal di rumah sehun.  Tidak sengaja ditonton sehun dan jihyo lalu ya mereka mempraktekannya hingga sekarang.  Entah bagaimana hubungan tidak wajar mereka bisa tak diketahui oleh choi jin hyuk maupun istrinya yang juga tinggal bersama mereka waktu itu.

 Jihyo pov: 

 Aku mengeliatkan tubuhku meraba kasur di sampingku ternyata kosong. Sehun sudah pergi. dengan selimut yang membalut tubuhku aku melangkahkan kakiku kekamar mandi membersihkan tubuhku dari kegiatan panas kami.

   Ternyata benar saja sehun sudah pergi. Aku baru membaca memo yang ia tempel Didepan pintu kamarku. Sebenarnya kadang aku merasa salah dengan apa yang aku lakukan dengan sehun tapi aku tetap terus melakukannya dengan sehun apa mungkin aku menyukainya tapi kurasa tidak. Sehun bahkan sekarang sudah punya kekasih semenjak tahun lalu namanya lee sena dia cantik dan seumuran dengan sehun. Apa mereka juga pernah melakukanya. Pertanyaan ini cukup mengganguku.

  Beruntung hari ini pemilik Butik ini tidak datang lebih awal jadi aku tidak dimarahi. Semua gara gara sehun.

Sehun pov:

 Aku menunggu senna kekasihku. Kami akan berkencan hari ini. Kalian pasti menganggapku pria yang brengsek aku pergi berkencan setelah meniduri wanita yang tinggal serumah denganku. Ya aku mengakui kalau aku adalah pria yang brengsek. Aku tidak tahu aku suka melakukan sex dengan jihyo noona. Tapi aku tidak punya perasaan apapun padanya dia hanya kuanggap kakak perempuanku. Sedangankan dengan sera aku menyukainya aku juga melakukannya dengannya tapi rasanya aku lebih menikmati saat melakukannya dengan jihyo noona.

Aku dan sera berkencan ke taman hiburan lalu makan siang di cafe tempat pertama kami bertemu. Setelah itu kami pergi ke mall menghabiskan banyak waktu disana.

Aku mengajak sera kerumahku hari ini. Kami akan berkumpul dirumahku malam ini, aku membawa sera kerumah agar dia bisa membantu jihyo noona.

Author pov: 

   Pulang dari tempat bekerjanya jihyo memutuskan untuk mampir ke super market. Mereka berkumpul malam ini di rumah sehun yang artinya dia juga akan jadi tuan rumah juga.

     Beruntung saat berbelanja tadi jihyo bertemu dengan luhan salah satu teman sehun. Luhan membantunya membawa barang belanjaan yang lumayan banyak.

Jihyo pov

 Beruntung saat pulang tadi aku bertemu luhan jadi tugas berbelanjaku tidak terlalu berat. Luhan dia salah satu teman sehun dan itu artinya dia peserta pesta kami malam ini. 

Luhan terlihat sangat Cekatan memotong sayur. Sepertinya namja tampan berdarah cina ini tidak ada hal yang tidak bisa ia lakukan. Termasuk urusan memasak. Maklum saja dia hanya hidup sendiri di korea seluruh keluarganya ada di cina mau tidak mau dia harus bisa melakukan apa saja.

Semua menu makan yang menjadi menu untuk makan malam sudah berhasil di selesai berkat bantuan luhan.

“Akhirnya selesai juga, kita hanya perlu memesan ayam goreng saja untuk teman minum bir nanti” luhan menganguk kepala. Ya itu juga salah satu kebiasaan mereka saat berkumpul bir dan ayam goreng harus ada.

“Oppa sepertinya aku harus meninggalkanmu sebentar.” 

“Kau mau kemana?”

“Aku tidak kemana mana aku hanya ingin mandi saja dulu. Oppa bisa duduk diruang tamu. Sebentar lagi sepertinya yang lain akan datang.” Aku meninggalkan luhan masuk kedalam kamarku. 

Hampir 30 menit ku lewatkan untuk urusan pribadiku. Hampir semua wanita pasti sama sepertiku jadi aku anggap kebiasaanku ini wajar saja. Begitu selesai aku langsung keluar dari sangkarku. Dan ternyata semua orang sudah berkumpul.

Sehun membawa kekasihnya. Baekhyun juga membawa kekasih. Sementara jongin tidak membawa kekasihnya. Chanyeol baru putus dengan kekasihnya seminggu yang lalu. Dan aku dan luhan dan aku tidak membawa siapapun karena memang tidak punya.

“Ah sepertinya semuanya sudah lengkap kalau begitu kita makan malam sekarang.” Mengajak orang orang diruang makan ini.

 Makan malam sudah berakhir beberapa waktu yang lalu. Sekarang kami sedang menyaksikan pertarungan antara luhan dan sehun. Kami membagi kelompok menjadi dua aku, sena dan chanyeol berada satu kelompok dengan sehun yang lainnya lagi berada di kelompok jongin. Meraka sedang bermain baduk. 

Sudah tiga kali sentikan yang kudapat di jidatku. Bukan hanya aku semua yang mendukung sehun juga mengalami hal  yang sama termasuk sehun juga. Dari awal permainan hingga sekarang dia tidak berhasil menang.

“Sebaiknya kita hentikan saja permain ini sekarang, chagi keningku sudah sangat sakit.” Sera memperlihatkan keningnya pada sehun. Cup sehun mengecup kening sera didepan kami. Meraka sangat manis.

“Baiklah jongin aku mengaku kalah sekarang kita akhiri saja permainan ini.”sehun menyerah.

“Baiklah kalau itu maumu. Karena kau kalah jadi sebaiknya kau pesan ayam goreng sekarang”. Jongin meminta ayam goreng sebagai imbalan karena mengalahkan sehun.

“Aku sudah memesannya tadi, menunggu pesanannya datang saja.” Ternyata luhan sudah lebih dulu memesanya untuk kami.

“Hyung kau yang terbaik” sehun mengacungi jempolnya pada luhan.

Tidak sampai lima menit ayam goreng yang luhan pesan sudah datang. Kami semua sedang menikmatinya sekarang bersama sekaleng bir.

“Perhatian semuanya” luhan tiba tiba berdiri. Kami menatap padanya

“Aku ingin mengatakan sesuatu pada seseorang. Ia ini tentang perasaanku. Aku menyukai kim jihyo” aku membulatkan mataku tidak menyangka luhan menyukaiku.

“Kim jihyo mau berkencan denganku.” Luhan mengulurkan tanganya padaku. Aku bingung harus bagaimana.

Tbc ^^

Maaf..😢😢 sehari sebelum ramadhan aku ngepost ff nc. 🙇🙇

We Have a Secret (10)

My fiction and my Imagination

Judul: We Have a secret (10) 

Author: sweetcandy94 

Cast: Cho Kyuhyun, Han Cherry,             Oh Sehun dan Nam Hyera              Choi Siwon .  

Genre: Marriage life, Romance               dan Chapter

Pg: 17+

💗💚Happy reading💚💗


💙Author pov:💙

Pagi ini sungguh sangat berbeda itulah yang kyuhyun rasakan. Sudah lima menit berlalu semenjak kedua matanya terbuka dan kesadaranya terkumpul selama itu juga ia menatap teman tidurnya yang tak lain adalah istrinya. 

Kyuhyun masih mengingatan dengan jelas apa yang terjadi antara mereka semalam. Semua ke salah pahamannya terhadap cherry sudah selesai. Bohong jika semua yang keluar dari mulut cherry semalam tidak membuat hatinya lega sekaligus senang. Walaupun bukan pernyataan cinta tapi itu sungguh menyentuh hatinya.

Yang akan masalah sekarang adalah diri sendiri. Apa dia bisa menyakiti perasaan wanita yang sudah menjalin kasih selama bertahun tahun dengannya. Itu akan sangat tidak adil untuk hyera.

❤Kyuhyun pov:❤

“Oh kau sudah bangun kyuhyun ssi.” Aku tidak menyadari kalau wanita yang ku tatap sejak beberapa menit yang lalu telah membuka kedua matanya menatapku.

“Ya.” Cherry mendudukan dirinya. Tangannya menggapai ikat rambutnya yang dia letakan disamping ponsel diatas meja disamping ranjang kami lalu menikat mengikat asal rambut panjangnya.

“Aku akan mandi lebih dulu. Setelah itu aku akan membantumu mandi dan kita akan sarapan bersama.” Dia beranjak dari atas ranjang. 

Aku merasa hari ini aku terlahir lebih beruntung dari raja. Kenapa aku merasa diriku lebih istimewa. Raja tak pernah dilayani istrinya sampai seperti ini. Istriku melakukan semuanya untukku. Membantuku mandi, memasangkan bajuku, mengeringkan rambutku, menata rambutku, dan hal yang ku suka saat dia membantuku mencuci wajahku dan menggosok gigiku. Aku sangat menyukai apa yang dia lakukan.

Kami benar benar sarapan bersama. Aku memakan sarapan dari piring yang sama dan dari tangan yang sama. Cherry menyuapiku dengan tangannya.

Cara cherry memperlakukanku menginggatkanku pada kenangan masa laluku. Dulu ibuku yang melakukannya untukku. kenangan itu selaluku simpan dalam hatiku agar aku tidak terlalu membencinya karena Dia begitu egois meninggalkanku dan ayah demi pekerjaannya.

  “Kau tidak bekerja”. Cherry menggeleng kepalanya.

“Tidak. Aku sudah meminta ijin pada sehun selama kau masih sakit aku tidak akan bekerja. Aku akan merawatmu sampai sembuh”. Cherry meletakan remot disampingnya.

“Dia mengijinkanmu.” aku menatap wajahnya yang fokus pada televisi yang menyala.

“Tentu saja. mana mungkin dia berani melarang istri bosnya mengambil cuti untuk merawat suaminya.”

“Apa?.. sehun tahu kau isrtiku.”

“Ya. kalau tidak mana mau dia putus dariku. Appanim memergoki kami saat aku akan makan malam di restoran.dan dia mengucapkan kata menantuku pada sehun. Karena kau anak tunggal jadi sudah pasti aku istrimu.” Cherry mengalihkan pandangannya pada televisi padaku.

“Baguslah”.aku senang ayah melakukan itu. Tapi Sepertinya pria tua itu tak melepaskan pengawasannya dariku dan cherry. Dan dia sepertinya sudah mulai bertindak.

“Aku tidak tega dengannya aku seperti mempermainkannya. Padahal dia namja yang baik. Andai saja aku tidak menikah denganmu aku akan serius berkencan dengannya. Aku harap dia bertemu yeoja yang baik.” Wajah cherry terlihat cemberut. Aku sangat kesal. Apa dia menyesal putus dengan namja itu.

“Kau menyesal menikah denganku.” aku bicara dengan nada kesal yang sangat jelas. Aku tidak bisa berbohong saat kesal. Aku menundukan wajah.

💗cherry pov:💗

“Kau menyesal menikah denganku.”kyuhyun bicara dengan nada kesal yang sangat jelas. Dia menundukan wajahnya. Ya tuhan dia terlihat sangat mengemaskan. Ku geser posisi dudukku semakin dekat kearah. Aku mengakat wajahnya menghadapku dengan kedua tanganku pelan untuk menatapku.

“Aku tidak mengatakan aku menyesal menikah denganmu. Kalau aku menyesal menikah denganmu aku tidak mungkin putus dengannya dan memilihmu suamiku yang sudah punya kekasih”. Aku memberinya senyumku.

 “Kalau begitu jangan pernah memujinya seperti itu dihadapanku. Aku tidak menyukainya. Kau sudah memilihku itu artinya aku milikmu.” Kyuhyun menurunkan tanganku yang ada dipipinya menggengamnya dengan tangan kirinya. Wajah kami saling mata saling tertaut. Cup bibir kami menyatu. Saling mengecup menjilat dan berperang lidah. Dia menindih tubuhku diatas sopa. Dia mengalihkan ciumannya keleherku. Rasanya sedikit perih tapi aku menikmatinya saat dia menciumku leherku. Seluruh tubuhku rasanya menjadi panas dan aku menginginkan sesuatu yang lebih.

“Ehm.. ehmm..” suara deheman cukup keras itu menghentikan kegiatan kyuhyun diatasku. Kami menoleh bersamaan pada asal suara. Seorang pria tampan berkulit exotis dengan lesung pipi dikedua pipinya dia tersenyum padaku dan kyuhyun sambil menaik turunkan kedua alisnya membuat wajah tampannya terlihat sedikit konyol.

Tanpa sadar aku mendorong keras tubuh kyuhyun hingga dia terjungkal kelantai.

“Akhh.” Kyuhyun menjerit membuatku tersadar atas apa yang kulakukan padanya.

“Mian, aku terlalu terkejut tanpa sadar mendorongmu.” Aku membantu kyuhyun kembali duduk ke atas sopa. Siapa yang tidak terkejut saat di pergoki saat dalam posisi seperti tadi.

“Gwenchana” kyuhyun tersenyum padaku.

“Ehm ehmmmm” suara itu terdengar lagi.

“Ah hyung ada apa kau kemari.” Kyuhyun bertanya pada namja tampan yang berdiri didepan kami. 

“Tentu saja menjengukmu bodoh, aku kira kau sakit parah tapi apa yang ku lihat kau malah hampir meniduri seorang wanita” namja itu mencibir pada kyuhyun. Mendengar kata kata namja itu pipiku jadi memerah.

“Kalau aku sakit parah aku tidak mungkin berada dirumah.” kyuhyun membalas kata kata namja tampan itu lalu menarik tubuhku dalam pelukannya. Dalam posisi seperti ini aku bisa dengan puas mencium bau tubuhnya. Aku menyukai bau yang berasal dari.

“Jangan menatap istriku seperti itu”.kyuhyun bicara dengan nada kesal. Jadi suamiku ini tipe orang yang tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya. 

“Kau memarahiku cho kyuhyun padahal aku ini sedang sangat mengkhawatirkanmu, kau bahkan tidak mempersilahkanku duduk. Harusnya aku yang marah”. Namja tampan itu mengomeli kyuhyun. Tapi yang namja tampan itu katakan benar juga. Dari tadi dia hanya berdiri di depan kami.

Dengan pelan aku melepaskan pelukan kyuhyun. Meski sebenarnya aku masih ingin berada dipelukannya.

“Maaf silahkan duduk, aku akan membuatkan minum” Aku mempersilakan namja tampan itu duduk lalu pergi meninggalkan kedua namja tampan itu.

Aku kembali menghampiri dua pria tampan itu dengan nampan berisi tiga cangkir teh dan satu piring kue kering.

“Oh jadi kau istri kyuhyun. Cantik. Perkenalkan namaku choi siwon aku temennya.” Namja tampan itu mengulur tangannya padaku.

“Namanya han cherry. Bukannya aku sudah mengatakannya tadi. Jangan coba coba mengoda istriku choi siwon” Kyuhyun menjabat tangan siwon. Dia menghentikanku sebelum aku menjabat siwon.

 “kau sangat sial menikah dengan namja seperti kyuhyun ini.” Ah pasti namja ini menyinggung masalah hubungan kyuhyun dengan direktur nam.

“Mana mungkin aku menjadi sial setelah menikah dengan namja setampan suamiku ini. Aku adalah wanita yang beruntung karena dia menikahiku.” Siwon tersemyum mendengar jawabanku.

“Cho kyuhyun benar benar beruntung menikah denganmu, kau bahkan membiarkannya berkencan dengan wanita lain.” 

“dia lebih dulu berkencan dengan wanita itu, aku tidak mungkin memintannya mengakhiri hubungannya dengan wanita itu dia sudah lama berkencan dengam suamiku. Aku sudah jadi wanita jahat dengan menikahi kekasih orang lain”. Aku tersenyum 

“Bisa hyung bisa berhenti membahas itu. Kau seperti berniat membujuk istriku meninggalkanku.” lagi lagi pria bermarga choi ini tersenyum. Dia terlihat suka menggoda kyuhyun.

“Maaf aku hanya memastikan sesuatu, dan aku sudah mendapatkannya.” Siwon menyerup teh yang ku suguhkan untuknya. Aku tidak tahu jawaban apa yang ia dapat ku rasa sejak tadi dia tidak bertanya apapun pada kami.

“Kapan kau keluar dari militer?” Jadi namja itu baru keluar dari wajib militer pantas saja aku baru melihatnya. 

“Sekitar satu bulan yang lalu.” 

“Dan kau baru mengunjungiku?” Kyuhyun terlihat kecewa karena siwon baru mengunjunginya sekarang. Apa hubungan mereka sangat dekat. Dan sepertinya siwon tahu banyak tentang kyuhyun. Dia teman pertama kyuhyun yang datang kerumah ini. Dan pertama kali berkenalan denganku.

“Maaf, aku satu bulan ini menghabiskan waktuku dengan keluargaku. tapi setelah ini aku akan lebih lebih sering mengunjungi rumahmu, terlebih saat kau tak ada dirumah.” Siwon tersenyum jahil kearahku.

“Aku akan membunuhmu, kalau sekali saja kau berkunjung kerumahku saat aku tidak ada dirumah.” Kyuhyun menanggapi dengan serius candaan siwon.

💙Author pov:💙

Tepat pukul delapan malam siwon baru pulang. Wajar saja sudah dua tahun lamanya dia tidak bertemu dengan teman karipnya itu. Karena harus menjalankan tugasnya sebagai warga negara.

Banyak hal yang mereka cerita. Saling bercerita apa yang apa saja yang mereka lalu selama dua tahun tidak bertemu.

“Jadi kau sudah berteman dengannya sejak duduk di bangku Senior high school walau kami tidak satu sekolah. Aku bersekolah di sekolah khusus laki laki.” Cherry bertanya Kepada kyuhyun.

“Ya. Waktu itu aku berkelahi dengan seorang siswa disekolah. Karena siswa itu tidak terima kalah dariku. setelah beberapa hari dia mencekal motorku saat aku dalam perjalan pulang. Dia  datang padaku bersama teman temannya untuk melawanku dan ya mereka mengeroyokku kalau sudah pasti aku tidak akan menang mereka terlalu banyak. Dengan bantuan siwon aku bisa mengalahkan mereka lagi. Kalau tidak mungkin aku bisa mati. Bahkan mereka membakar motor. aku dirawat selama  satu minggu dirumah sakit karena kejadiaan itu. semenjak itulah kami berteman.” Kyuhyun menceritakan awal pertemuanya dengan kyuhyun.

“Kalau begitu kita berhutang budi padanya.”kyuhyun memgerutkan keningnya mendengar jawaban istirinya.

❤Kyuhyun pov:❤

“Ya aku berhutang budi padanya. Tapi tidak denganmu.” Aku tidak terima kalau cherry mengatakan kalau dia juga berhutang budi dengan siwon. Cherry itu tipe orang yang akan melakukan apapun untuk membalas budi orang lain. Contohnya saja dia bersedia menikah denganku karena keluarganya berhutang budi pada ayahku.

 Cherry tersanyum sebelum mengatakan alasannya padaku kenapa dia juga merasa berhutang budi pada siwon juga.”Tentu saja aku juga berhutang budi padanya. Kalau dia tidak menolongmu hari itu kita tidak akan bertemu dan aku tidak akan bisa menikah denganmu.” Mendengar alasannya aku tak bisa menyebunyikan senyumku.

“Dia namja yang humoris. Apa dia sudah punya pasangan.”aku baru saja tersenyum mendengar jawaban darinya sekarang dia merusak moodku. Apa maksudnya menanyakan hal itu

“Kenapa kau menanyakan hal itu? Apa kau tertarik dengannya?.” Aku bertanya dengan wajah sangat cemberut. Suami mana yang tidak cemberut saat istrinya menanyakan status pria lain padanya.

“Tentu saja, tidak aku ini sudah menikah denganmu dan dia itu temanmu, aku masih sangat waras untuk tidak berselingkuh dengannya. Aku hanya ingin tahu saja. Apa dia lebih beruntung dari yang punya kekasih dan istri”. Aku merasa sedikit tidak nyaman mendengar perkataan cherry.

“Dia belum punya kekasih.  Dia bilang dia mencintai seseorang tapi aku tidak tahu siapa dia. berhenti membicarakan atau ingin tahu tentang pria lain saat sedang bersamaku. Kalau kau membicarakan pria lain saat bersamaku maka aku akan memberikanmu hukuman.” Aku berniat membuatnya berhenti membicarakan pria lain saat bersama denganku. 

Hanya ayahku dan ayah mertuaku saja yang boleh dia bicarakan denganku. Maaf cherry mungkin memang benar kau tidak beruntung karena menikah denganku. aku pria egois. Aku tak ingin kau memperhatikan pria lain selain aku.

“Sekarang kau harus menjalankan hukumanmu.”wajah cherry terlihat panik. Mungkin dia berpikir aku akan berbuat sesuatu yang jahat.

“Kau tidak akan memukulkukan?” Wajahnya semakin terlihat sangat takut sekarang.

“Tidak aku tidak akan memukulmu aku hanya ingin kau memelukku sampai kita terbangun besok. Bagaimana?” Cherry menghembus napas lega.

“Kemari” cherry merentangkan tangannya aku masuk dalam pelukannya membenamkan wajahku didadanya. Suara detak jantungnya terdengar sangat tenang membuatku merasa nyaman. Dia sama seperti ibuku. Apa mungkin aku bisa merasakan kasih sayang yang selama ini hilang pada wanita yang memelukku ini.
Tbc^^ RCL ya chinggudeul.. saranghae💋❤


  



We Have a Secret (9)

My fiction and My imagination


Judul: We Have a Secret (9) 

 Author: sweetcandy94 

Cast : Cho Kyuhyun, Han Cherry                Oh Sehun dan Nam Hyera   Genre: Marriage Life, Romance,                 dan Chapter

  Pg: 17+

♡Happy Reading♡

Author pov:

Berbagai pikiran negatif muncul di otak. Cherry dia sangat mengkhawatirkan bagaimana kyuhyun sekarang. Hubungan mereka belum membaik. Air matanya terus mengalir tanpa bisa ia cegah.

Cherry terus berlari sepanjang koridor rumah sakit tak perduli tatapan orang dengan penampilannya yang masih menggunakan jubah mandinya. Tidak ada waktu untuk memikirkan penampilan sekarang yang harus dia pastikan kalau kyuhyun baik baik saja.

Clek..pintu kamar kelas vip yang menjadi kamar inap kyuhyun. Dokter dan seketaris yoo yang lebih dahulu berada dikamar itu langsung menolehkan kepalanya kearah pintu yang terbuka. Cherry berdiri dihadapan dokter dan seketaris yoo dengan napas yang masih belum teratur serta air mata yang terus mengalir.

“Aku istrinya bagaimana keadaan suamiku.” Wajah khawatirnya terlihat dengan jelas.

“Tenang nyonya sebaiknya kita bicarakan ini sambil duduk, dokter lee mari.” Seketaris yoo menuntun cherry berjalan ke sopa tersedia diruang rawat VIP.

“Tuan cho baik baik saja dia hanya mengalami patah tulang ringan dan sedikit lebam pada tubuhnya. Nyonya terlihat sangat mengkhawatirkan tuan cho.” Dokter bermarga lee itu melihat dengan jelas rawut wajah cherry yang menunjukan ke khawatirannya pada kyuhyun.

“Tentu saja dokter. dia adalah suamiku tdak mungkin aku tidak mengkhawatirkannya, ada banyak hal yang belum kami lakukan bersama kalau sampai terjadi hal buruk padanya aku akan sangat menyesalinya.”
“ya mulai sekarang kalian bisa melakukannya bersama, tuan cho mengalami patah tulang ringan pada tangan kanannya, mulai besok kau akan jadi tangan kanan suamimu. Dia bisa langsung keluar dari rumah sakit besok.”

Kyuhyun yang sangat tidak menyukai rumah sakit seperti yang telah dokter katakan pada cherry dan seketaris yoo setelah menghabiskan infusnya kyuhyun langsung memutuskan pulang kerumahnya. 

 Cherry menunggu kedatangan kyuhyun dan seketaris cho dengan perasaan was was. Dia mengkhawatirkan keadaan kyuhyun. Cherry pulang lebih dulu kerumah karena ya statusnya sebagai istri rahasia cho kyuhyun membuatnya tak bisa pulang bersama kyuhyun meski dia sangat mengkhawatirkan keadaan suami gaibnya itu.

Suara langkah kaki bersahutan terdengar semakin mendekat kearah ruang tengah. Dengan langkah cepat cherry menghampiri kyuhyun dan sekertaris yoo.

“Kenapa kalian lama sekali, aku sangat khawatir terjadi hal buruk lagi padamu.” Cherry berhenti didepan kyuhyun.

“Ada banyak hal yang harus kami selesaikan nyonya”. Sekertaris yoo menjawab pertanyaan seketaris yoo karena kyuhyun tidak urung menjawab pertanyaan cherry bahkan kyuhyun memalingkan wajahnya dari cherry.

“Seketaris yoo aku ingin beristirahat semua urusan pekerjaan akanku serahkan padamu sampai keadaanku membaik”

“Baik presdir” seketaris yoo membungkuk kan kepalanya sebentar lalu meninggalkan kyuhyun dan cherry.

Kyuhyun pov:

Aku terus berusaha mengambil makan dengan sendok menggunakan tangan kiriku tapi tidak berhasil. Padahal perutku sudah sangat lapar.

“Apa sangat susah meminta bantuan padaku” cherry mengambil sendok yang ada ditangan kiriku.Dia menyuapiku makan.

“Cukup aku sudah kenyang”. Aku kembali kekamarku. Hari ini aku ingin beristirahat saja badanku rasanya masih sangat sakit terutama lenganku ini masih sangat nyeri.

Clek.. cherry membuka pintu kamar.

“Kau harus minum obatmu sebelum tidur.”

Dengan sangat terpaksa aku mendudukan tubuhku. Aku meminum seluruh obat yang ia serahkan padaku sekaligus. Dan kembali merebahkan tubuhku.

“Kau bisa tidur sekarang.” Cherry menyelimuti tubuhku sampai keatas dadaku. Lalu keluar dari kamar.

“Kyuhyun ssi, bangun kau sudah tidur terlalu lama.” Cherry menepuk pelan pipiku. Tangannya sangat lembut rasanya aku tidak mau membuka mataku agar dia terus menyentuhku.

Dalam perjalan pulang tadi sekertaris yoo menceritakan tentang betapa cherry mengkhawatirkanku kemarin. Bahkan dia menangisiku. Aku senang mendengarnya. Tapi kenyataan dia menjalan kasih dengan pria bermarga oh itu membuat rasa senangku menghilang. Begitu juga sekerang rasanya ingin di sentuh olehnya menghilang saat aku menggingatnya. Aku membuka kedua mataku cherry secara spontan menarik tangannya di pipiku.

“Sekarang sudah saatnya makan malam. Aku sudah membawa makan malammu.”

“Tinggalkan saja disitu aku akan memakanya kau bisa kembali kekamarmu.” Aku mengurisnya dari kamarku secara halus. Aku Beranjak dari atas ranjangku.

“Mulai malam ini aku akan tidur dikamar ini”.

“Kau tidak perlu harus sampai seperti ini. Kau bisa menyuruh pelayan merawatku. Aku tahu kau pasti tidak nyaman berada satu ruangan denganku. Lagi pula kau punya kekasih sekarang kau tidak perlu berpura pura baik padaku. Belakangan ini juga pelayan kim yang melayaniku. Aku tidak ingin merepotkanmu.” Dia masih terpaku dihadapanku. Matanya terlihat berkaca kaca. Apa kata kata kataku terlalu kasar. Tapi semua itu benarkan. Ku balikanku tubuhku melanjutkan langkahku menuju kamar mandi. 

Langkahku terhenti saat sepasang tangan melingkar dipinggangku.

Han cherry pov:

Air mataku mengalir. Kata kata kyuhyun sangat menyakitkan tapi semua yang ia katakan benar. Dan aku sangat menyesal berbuat seperti itu padanya. sebelum dia menghilang di balik pintu kamar mandi aku memeluk tubuhnya dari belakang.

“Maafkan aku, aku tidak akan meminta pelayan kim lagi untuk merawatmu, aku akan melakukannya untukmu. Aku sangat mengkhawatirkan mu kemarin. Aku sangat takut terjadi hal buruk padamu. Aku sudah mengakhiri hubunganku dengan sehun. Aku tidak pernah tidur dengannya. Aku pergi dari kamar ini bukan karena aku menjalin hubungan dengannya. Aku merasa kau sangat kesal karena kau juga tidur dengan direktur nam. Saat di villa kemaren aku melihat dia dikamarmu.” Aku merasa tubuhnya menegang dalam pelukanku.

“Aku mengencaninya karena kau terus menuduhku tidur denganya. Padahal aku hanya berteman dengannya waktu itu. Sekarang Aku tidak perduli dengan kau yang menjalin hubungan dengan direktur nam itu. Aku ingin memulai semuanya dari awal denganmu.” Aku membalik tubuh kyuhyun menghadapku. Aku menarik tengkuknya menyatukan bibir kami. Aku menyesab bibir bawahnya rasanya sangat manis. Aku menyukai rasa manis. Dia membalas ciumanku. Apa sekarang dia sudah memaafkanku. Aku tersenyum disela ciuman kami.  

Pelan aku mendorong dada kyuhyun napasku mulai menipis. Mengerti dengan maksudku kyuhyun melepas ciuman kami. Aku mengusap jejak basah ciuman kami di bibirnya.

“Apa sekarang aku bisa merawatmu lagi..?” Aku bertanya mataku langsung menatap manik matanya. Dia mengangguk sebagai jawaban.

” tugas pertamamu. Bisa kau membantuku.” Wajahnya terlihat malu malu. Aku baru tahu kalau kyuhyun bisa punya ekspresi ini.

“Katakan, kau tidak perlu malu.” Aku meyakinkan kyuhyun.

“Aku ingin mandi, semenjak kemaren aku belum mandi.” Jadi itu alasannya pantas saja wajahnya begitu. Sekarang wajahku menjadi panas setelah mendengar apa yang iya katakan.

“Apa kau tidak mau.? kalau begitu bisa panggilkan pelayan kim aku akan minta dia yang membantuku mandi.”

“Andwae..” aku tidak terima dia di mandikan pelayan kim. Aku sangat akan merasa tidak rela kalau ada orang lain lagi yang menyentuhnya. Akanku jelaskan sedikit tentang pelayan kim itu.

Dia seorang wanita muda umurnya masih 27 tahun dia lebih tua 2 tahun dariku dan dua tahun lebih muda dari kyuhyun dia lebih cocok menjadi seorang model di banding pelayan. Tapi gaji seorang pelayan dirumah kami ini lebih menjanjikan dari pada menjadi seorang model.

“Aku akan menyiapkan airnya dulu.” aku mendahului kyuhyun masuk kedalam kamar mandi.

Kyuhyun berendam didalam bathtub yang penuh busa tubuhnya hanya di balut celana pendeknya. Aku duduk dipinggir bathtub sambil menggosok punggungnya. Akhirnya tugas memandikan bayi besarku sudah selesai dia sudah sangat wangi dan tampan sekarang. Dia duduk menghadap cermin sekarang aku sedang membantunya mengeringkan rambutnya. Rambutnya begitu lembut, aku suka bau harum shampo yang berasal dari rambutnya.

 “Kau sudah sangat sangat tampan sekarang”. Cup aku mengecup pipinya. Dia memberi senyum manisnya padaku.

“Ya aku memang tampan, aku sudah lapar.” Kyuhyun memegangi perutnya.

“Ayo, tapi sepertinya makananmu sudah dingin sebaiknya sekarang kau makan di ruang makan saja aku akan menghangatkan makan malam mu. Kita terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mandi dan memakaikan bajumu. Makanya makan malam jadi dingin” Pipiku memerah membayangkan bangaimana tubuhnya yang hanya memakai boxer tadi walau bukan pria yang berotot tapi dia terlihat sangat sexy. dan juga saat aku harus membantunya melepas dan memasang bajunya dari jarak dekat seperti itu aku dapat mencium bau khas tubuhnya. Sial pipiku pasti semerah tomat sekarang.

“Ada apa? Kau sakit” buru buru aku mengeleng kepalaku

“Tidak. aku baik baik saja, sebaik kita turun sekarang.” Aku mengajak kyuhyun kelantai dasar rumah kami tepatnya keruang makan yang satu tempat dengan dapur. Juga membawa makan malam yang ku bawa untuknya tadi.

Dia benar sedang lapar. Dia makan dengan lahap semua makan yang kusuapi padanya aku jadi senang menyuapinya. Begitu dia selesai makan aku langsung memberinya obat.

ketika aku kembali dari ruang makan ke kamar kami. Aku melihat Kyuhyun bersandar headboard ranjang kami. Dengan ponsel ditangannya. Apa yang sedang dia lakukan.

“Kau sedang apa.?” Kyuhyun terkejut mendengar suaraku apa dia sedang menghubungi seseorang tadi.

“Tadi hyera menelponku dia menayakan keadaanku sepertinya dia tahu tentang kecelakaan yang ku alami”. Kyuhyun berkata jujur padaku sebenarnya ada perasaan tak suka saat aku mendengar nama direktur itu sekarang. Meski begitu aku tidak akan menghalangi hubungan mereka.

“Oh.. aku tak masalah kau berkencan dengannya. Aku tidak akan memintamu putus darinya. Tapi aku akan membuatmu memutuskanya atas keinginanmu sendiri karena kau lebih memilihku. aku akan berusaha membuatmu hanya melihatku.” Aku mengatakan itu entah dapat keberanian darimana aku juga tidak tahu.

“Ya kita lihat saja nanti, sebaiknya kita tidur sekarang”. Aku ikut membaringkan tubuhku di sisi kiri ranjang dan menatik selimut kami hingga sebatas dada.


Tbc..^^


 

we have a secret (8)

My fiction and My Imagination

Judul: We Have a Secret (8) 

Author: Sweetcandy94

Cast: Cho kyuhyun, han cherry (oc), Oh sehun dan Nam hyera  Genre: marriage life, romance and chapter.

Pg: 17+

♡Happy reading..♡

Author pov:

Mendengar semua yang di alam kyuhyun selama ini dan alasan sebenarnya dibalik pernikahannya. Cherry mengambil keputusan untuk mengabulkan keingian mertuanya itu. Lagi pula selama ini belum berjuang untuk pernikahannya ini. Dia sudah pesimis sebelum mencobanya.

Pagi ini tidak seperti biasa terlebih sebulanan ini meja makan ini hampir tidak berpenghuni tapi hari ini Tiga kursi meja makan ini terisi. Mereka sarapan bersama Cho younghwan dan sepasang suami istri mereka sarapan bersama. “Sikap kalian berdua terlalu kaku untuk pasangan yang sudah dua tahun menikah. Mungkin pasangan lain sudah menimang buah hatinya”. Cho younghwan memulai pembicaraan melihat kecanggungan antara anak dan menantunya ini.

“Tapi kami bukan pasangan lainnya, mungkin jika kau biarkan aku menikah dengan hyera dulu mungkin kau akan sudah menimang cucu saat ini.” kyuhyun menjawab ayahnya dengan kalimat yang terdengar sangat dingin.

“Kau membahas wanita lain di hadapan ayah dan istrimu. Kau tidak menghargainya sebagai istrimu” cho younghwan meninggikan suaranya.

“Kau memintaku menghargainya, aku sudah cukup menghargainya sebagai wanita selama dua tahun ini.” Kyuhyun Ikut meninggikan suaranya.

“Apa kau yakin mau wanita sepertinya mau meninggalkan pekerjaanya hanya untuk mengandung seorang bayi untukmu. Dia sama seperti seseorang yang meninggalkan kita dulu.” Cho younghwan membalas perkataan kyuhyun tak kalah dingin.

“Appa jangan samakan dia dengan wanita itu.” Kyuhyun membentak ayahnya.

“Kau pikir apa alasannya bertahan bersama padahal kau pria yang sudah beristri, kau pikir dia mencintaimu.” Cho younghwan membalas kalimat kyuhyun kali ini dengan suara rendah tapi lebih terasa menakutkan

“Lalu bagaimana dengan wanita yang ayah nikahkan denganku ini. Apa dia tidak akan meninggalkanku apa dia mau mengandung benihku.” Kyuhyun mengakhiri pertengkarannya dan ayahnya dia meninggalkan ruang makan.

Cherry pov:

Aku seperti berada di tengah medan perang beberapa menit yang lalu. Mereka sama sama keras kepala dan aku tidak menyangka kalau kyuhyun akan berkata sangat kasar pada ayahnya. 

Mengenai perkataan kasar yang kyuhyun tujukan padaku lumayan menyakitkan. Kata kata itu bisa kujadikan motifasi untuk membuktikan pada kyuhyun bahwa aku tidak sama dengan wanita manapun.

Hari aku terlambat datang kekantor. Aku mengantar ayah mertuaku ke bandara dia akan kembali ke jeju. Selama ini dia tinggal di jeju kampung halamannya. Semenjak pernikahanku dan kyuhyun dia menyerahkan semua kekuasaannya pada kyuhyun dan memilih kembali kekampung halamannya.

 Sekarang aku sedang mengerjakan laporan yang akan ku serahkan pada sehun. Menginggat namja itu aku punya hutang penjelasan kepada namja itu.

Oh sehun pov:

Aku membolak balik lembaran laporan yang diberikan cherry dan memeriksa setiap kalimatnya.

“Bagus kau mengerjakan dengan sangat baik” aku memujinya hasik kerjanya.

“Sehun~ na. Apa kau punya setelah pulang kerja nanti?” Ini yang ku tunggu.

“Ya. Aku juga menunggu penjelasan darimu.” Walau sebenarnya perkataan mantan presdir cho younghwan kemaren sebenarnya sudah sangat jelas.

Cherry memilih sebuah cafe yang memiliki ruang pribadi untuk pelanggannya. Pembicaraanku dengannya membahas mengenai pernikahannya dan kyuhyun. Dia adalah istri yang kyuhyun sembunyikan. Ini pembicaraan yang harus di sembunyikan juga.

“Aku adalah istri cho kyuhyun” cherry membuka pembicaraan setelah pelayan meninggalkan kami.

“Apa kau mempermainkanku?” jujur aku merasa dia mempermainkanku sekarang.

” tidak aku tidak mempermainkanmu. Aku sangat senang saat bersamamu. Aku bertengkar dengan kyuhyun sebulan yang lalu karena paham. Aku merasa bersalah padamu dan kyuhyun. Setelah mendengar alasan kenapa ayah mertuaku menikahkanku dengan kyuhyun aku bertambah merasa bersalah aku bukan hanya bersalah pada kalian tapi juga pada tuhan aku mempermainkan pernikahanku. Untuk menebus kesalahanku pada tuhan. aku memutuskan untuk menerima pernikahanku dan berjuang untuk pernikahanku ini aku sudah berjanji di hadapan tuhan untuk bersamanya sampai maut memisahkan kami. Maaf sehun kita akhiri saja hubungan kita ini salah oh sehun maaf.” Cherry berdiri dari kursinya membungkukan badanya meminta maaf.

“Angkat kepalamu han cherry. Aku mengerti. Walau ini sangat tidak adil untukku. Dan aku benar benar sangat mencintaimu. Tapi jika itu yang kau inginkan aku melepasmu. nanti kau tidak berhasil datanglah padaku aku akan ada untukmu.” Aku membawa cherry dalam pelukanku. Ini pelukan pertama dan terakhir kami sebagai sepasang kekasih. 

Kyuhyun pov:

Aku menghindari cherry semenjak pertengkaran kami sebulan yang lalu. Sebenarnya bukan hanya menghindari cherry aku juga menghindari hyera. Bahkan aku mengirimnya keluar negeri sebagai utusan perusahaan mengawasi kerja sama proyek kami.  Aku lebih memilih menyibukan diriku dengan pekerjaanku. Aku masih marah pada cherry.

Pagi tadi ada pertama kalinya aku menatap wajahnya setelah pertengkaran itu. Bukan hanya cherry ini juga pertama kalinya aku menatap wajah ayahku setelah pernikahanku dan cherry. Bukannya hal baik yang terjadi justru pria tua itu mengajakku bertengkar.

Aku sangat kesal saat dia membahas masalah wanita yang telah meninggalkanku. Tidak aku tidak membencinya aku hanya membenci kenapa dia meninggalkannya.

Tok tok.. 

Sekertaris yoo membuka pintu ruang kerjaku. “Rapatnya sudah siap presdir”.

Rapat kali ini menghabiskan banyak waktu. Dan beruntung kami bisa memukan keputusan yang tetap setelah perdebatan panjang dan berurat.

Akhir akhir ini aku merasa kondisi tubuhku tidak baik.  Pola makan dan istirahatku sangat buruk setelah pertengkaran itu. Sepertinya wanita itu sangat berpengaruh pada diriku. Aku memutuskan untuk pulang lebih. Tapi saat dalam perjalan aku merasa kepala berdenyut dan mataku terasa berkunang dan aku Kehilangan kendali mobilku dan 

BRAKK..  suara benturan mobilku dan entah apa yang terjadi semua menjadi gelap. Aku kehilangan kesadaranku.

Cherry pov:

aku sangat bersyukur karena masalahku dengan sehun bisa berakhir dengan baik. Sekarang hanya harus menyesaikan masalahku dan kyuhyun saja sekarang. 

aku baru saja selesai mandi saat suara nada dering ponselku terdengar. Dan tertera nomor asing dilayarnya. Setelah ketiga kalinya aku baru mengakat panggilan itu.

“Yeoboseo.. nuguseo.. ” aku langsung bertanya. Perasaanku sedikir tidak enak sekarang

“Yeoboseo.. nyonya bisa anda kerumah sakit sekarang presdir mengalami kecelakaan.”  Tenyata itu nomor ponsel seketaris yoo. Seketika saja aku diserang panik. 

Begitu menginjakan kakiku di teras rumah sakit aku langsung berlari ke ruang rawat cho kyuhyun aku sangat takut hal buruk terjadi padanya. Bahkan hubungan kami belum membaik. Aku belum membuktikan kalau aku wanita yang terbaik untuknya. 

Clek aku membuka ruang rawat kyuhyun. Sekertaris yoo sedang bebincang dengan docter menoleh kearahku.

“Aku istrinya, bagaimana keadaan suamiku.” Aku bertanya kepada docter dengan napas yang belum teratur dan air mata yang terus mengalir.

Tbc^^.. please reading comment and like..

 

we have a secret (7)

My fiction and my imagination

Judul: we have a secret (7)

Cast: cho kyuhyun, han cherry  oh sehun dan nam hyera.   Genre: marriage life, romance                    and chapter.

Pg: 17+

Author pov:

Semua mata tertuju pada si pelaku penggebrakan meja dan pembanting gelas yang pecah itu. Dia cho kyuhyun. Tapi dengan acuhnya dia meninggalkan Semua orang yang berada di kantin itu. Sementara salah satu orang yang membuat ke onaran awal wajahnya tiba tiba memucat Dan tiga yang lainnya terlihat sangat kebinggungan sama seperti yang lain karena tingkah pimpinan mereka itu.

Berita tentang keributan yang kyuhyun lakukan di kantin Menyebar dengan cepat. Tidak ada yang tidak tahu tentang kejadian itu. Termasuk Nam hyera. 

Nam hyera pov:

Aku terkejut dengan berita yang ku dengar dari asistenku tentang kyuhyun. Satu hal yang sangat mengusikku adalah kyuhyun melakukan itu setelah kata hamil keluar dari mulut seseorang yang ada di kantin itu kepada han cherry yang memicu reaksi berlebihan dari kyuhyun. 

Sekarang aku berdiri didepan pintu kantor kyuhyun. Beberapa detik yang lalu aku mengetuk pintunya.

“Masuk” sahutan dari pemilik ruangan ini memantapkan langkahku untuk memasuki ruangan ini.

Dia terlihat sedang menyandarkan separo tubuhnya sopa ruanganya ini dengan salah satu lengannya menutup matanya. Aku berlahan menghampirinya mendudukkan diri disampingnya.

“Oppa aku sudah mendengar apa yang terjadi saat jam makan siang tadi.” Kulihat dia tidak bereksi apapun dia tidak mau menjawabku.

Setelah hening berapa saat akhirnya kyuhyun oppa membuka suara. “Aku hanya sedang banyak pikiran saja dan tadi mereka membuat keributan yang sangat menusikku.” Dia menjelaskan masih dengan posisi yang sama tanpa mengubahnya.

Kecurigaanku sepertinya benar masalah ini berhubungan dengan rumah tangganya. Sebagai wanita yang mengencani suami orang lain aku cukup tahu diri untuk tidak masuk dalam masalah itu. lagi pula  Kalau sampai aku berani ikut campur dalam masalah rumah tangganya aku tidak tahu apa yang akan tuan cho lakukan padaku.

Kyuhyun pov:

tidak lama Setelah hyera keluar dari ruanganku Aku juga meninggalkan ruanganku bukan untuk menyusulnya aku memutuskan untuk pulang lebih awal semua jadwal kerja yang harusku lakukan hari ini harus ku batalkan emosi sedang tidak stabil sekarang.

@kyuhyun pov: 

Mestinya sekarang cherry sudah ada dirumah jam pulang kerja dari perusahaanku sudah berlalu sekitar satu setengah jam lalu. Semenjak pulang tadi aku tidak beranjak sedikitpun dari tempat duduk. Aku menunggunya diruang tengah.

Clek.. lampu diruangan ini menyala. Aku tahu siapa yang menyalakannya.

“Cho kyuhyun” dia langsung menyadari keberadaanku. 

“Mengenai semua yang terjadi tadi siang aku minta maaf” dia meminta maaf padaku apa maksudnya semua yang ku dengar itu benar.

“Jadi kau benar tidur dengannya. Wah kau sungguh hebat han cherry apa kau beregyeo saat meminta dia menidurimu.” Aku memepuk tanganku keras keras hingga tanganku terasa sakit.

Han cherry pov:

Dadaku rasanya amat sesak saat kyuhyun lagi lagi menuduhku tidur dengan sehun ya aku memang berkencan dengannya tapi tidak sampai sejauh itu.

“Hentikan cho kyuhyun.” Aku berteriak kyuhyun berhenti menepuk tangannya.

“Ah, jadi itu benar karena itu kau tidak ingin satu kamar denganku,  Aku sangat menghargaimu sebagai wanita karena itu aku tidak menidurimu. Tapi apa ternyata kau tidurnya aku bisa memaafkannya bila kau hanya tidur denganya tapi apa kau mengandung benihnya. Aku sempat berpikir untuk mengakhiri hubunganku dengan Hyera dan memulainya dari awal denganmu.” Kyuhyun pergi meninggalkanku aku yang masih terpaku mendengar kata kata yang ia ucapkan dia ingin memulai semuanya dari awal denganku.

Pagi ini aku bangun lebih siang dari biasanya. Semua ini karena pertengkarangku dan kyuhyun semalam. Jujur aku merasa bersalah. Walau aku tidak sepenuhnya salah tapi aku tetap merasa bersalah.

Tidak teras waktu berlalu dengan cepat satu bulan telah berlalu semenjak pertengkaran kami. Hubunganku dan kyuhyun semakin buruk begitu juga dengan hubunganku dengan sehun Aku merasa bersalah kepada dua orang ini.

Sehun pov:

Akhir akhir ini aku merasa ada yang berubah dengan cherry dia menghindariku, padahal usia kencan kami baru sebulan lebih harusnya hubungan sedang manis manisnya.

“Cherry ayo kita berkencan malam ini”.aku berdiri didepan meja kerja. Aku mencoba peruntunganku mengajaknya berkencan kali ini. Seperti yang ku katakan cherry menghindariku dia sering menolak ajakan kencanku.

“Baiklah” aku senang kali ini dia menerima tawaranku.
Aku mengajaknya menonton film. Selama perjalan cherry tidak banyak bicara. setelah keluar dari gedung bioskop  Aku mengajaknya mampir kesebuah restoran untuk makan malam.

Baru saja aku akan mendorong pintu masuk restoran ini seseorang menghentikanku.

“Han cherry” suara seseorang berasal dari arah samping memanggil han cherry. Kami menoleh ke arah asal suara untuk melihat siapa yang memanggil cherry. Dia pria berumur namun masih terlihat gagah. Wajah terlihat sangat mirip dengan seseorang yang tidak asing rasanya. Astaga aku baru ingat sekarang pria tua ini mantan presdir Cho Grup. Pantas saja wajahnya terlihat mirip seseorang dia ayah dari presdir Cho kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan disini han cherry”. Dia bertanya pada cherry lalu melirikku seolah bertanya siapa aku.

“Saya oh sehun saya”

“Dia atasan saya appanim” cherry menyela ucapanku dan apa yang baru ku saja ku dengar cherry memanggil ayah presdir cho appanim.

“Kami hanya ingin membahas masalah pekerjaan saja” cherry berbohong.

“Bisa kalian bahas masalah pekerjaan kalian besok saja aku ingin bicara dengan menantuku”. Tuan cho bicara padaku. Lalu melangkah pergi menuju mobilnya. 

“Nanti akan ku jelaskan sehun maaf aku harus pergi” cherry mengikuti langkah tuan cho dan masuk kedalam mobil itu.

Aku masih berdiri ditempatku aku sangat syok.

 Author pov:

Situasi sekarang mengingatkan cherry pada saat pertama kalinya dia berbuat kesalahan saat sekolah dasar. Dulu itu ayahnya sekarang ayah mertuanya.

“Aku tahu masalahmu dan kyuhyun” cho young hwan menatap wajah menantunya yang tertunduk. Lalu melanjutkan perkatanya.

“Tentang hubunganmu dengan oh  sehun dan hubungan kyuhun dan nam hyera” cherry tetap dia sekarang dia benar benar merasa bersalah hal yang sangat memalukan dia ketahuan berselingkuh oleh ayah mertuanya.

“Aku menikahkanmu dengan kyuhyun bukan karena aku aku telah memberi bantuan pada kalian untuk biaya berobat ibumu saat dia sakit dulu. Tapi karena aku ingin kau membantuku membuat putraku yang kesepian itu bahagia. Aku memilihmu karena aku mengenalmu dan kau orang yang tepat han cherry.”

“Tapi appanim kyuhyun sudah menemukan orang yang memberinya kebahagiaan. Orang itu nam hyera.” Cherry menyela perkataan mertuanya setelah sekian lama dia diam.

“Ya aku tahu itu. Aku tidak ingin dia terluka mencintai wanita seperti nam hyera dia terlalu ambisius dalam bekerja dia tidak akan mampu membuat kyuhyun bahagia. Wanita seperti nam hyera akan lebih memilih pekerjaannya dibanding orang yang mencintainya. Aku tidak ingin apa yang terjadi pada kyuhyun kecil terulang kembali padanya yang sekarang. Ibu kyuhyun pergi meninggalkan kami”. Cho younghwan berhenti bercerita sejenak untuk menyesap kopinya kerena tenggorokannya terasa kering.

“Mantan istriku lebih memilih pekerjaannya dibanding aku dan kyuhyun. Saat itu kehidupaan tidak seperti sekarang. Semenjak mantan istriku meninggalkan kami aku menjadi sosok yang gila kerja aku berusaha sangat keras untuk memperbaiki kehidupanku dan kyuhyun.” Cho young hwan terus bercerita kepada cherry tentang kenapa kyuhyun sampai berubah menjadi sosok yang arogan semua karena masa lalu menyakitkan yang harus kyuhyun hadapi semenjak usia tujuh tahun.

“itulah alasan kenapa aku menikahkanmu dengan kyuhyun. Jadi Han cherry ku mohon bahagiakan putraku. aku percaya padamu.” Cho younghwan membungkukkan badannya di hadapan cherry
Tbc^^..

we have a secret (6)

My fiction and my imagination

Judul: we have a secret  

Author: sweetcandy94                        cast: cho kyuhyun, han cherry,               Oh Sehun dan nam hyera Genre: Marriage life, romance                    and chapter

Pg: 17+  
                

Nam hyera pov:

Acara liburan ini kurasa sangat menyenangkan. Kenapa terasa menyenangkan karena aku bisa bersama dengan kyuhyun oppa di luar. Sebelumnya kami hanya bisa berdekatan saat diperusahaan saja. Orang yang ku jadikan kekasihku ini bukan orang biasa dia pewaris Cho grup. Selain itu statusnya yang sudah memiliki istri. Membuat hubungan kami sungguh harus disembunyikan juga. Sedikit kesalahan yang kami lakukan akan membuat semuanya hancur.

  Semenjak tadi aku tidak melihat sosok kyuhyun. Apa dia benar benar sedang banyak pikiran. Aku sedikit mengkhawatirnya. Sebaiknya aku mencarinya.

“Ternyata oppa disini, semenjak pulang dari jalan jalan tadi oppa tidak keluar dari kamar ini”.aku menghampiri kyuhyun yang duduk diatas ranjangnya. Ikut duduk disampingnya.

“Wae”.. dia bertanya dengan wajah yang terlihat kusut. Apa benar dia banyak pikiran tapi Mengatakannya dengan kebiasaan bohongnya aku jadi ragu atas apa yang ia katakan. Apa aku sudah hilang ke pekaanku padanya.

“Kau benar sedang banyak pikiran” aku memilih percaya padanya kali ini.

“Ya.. kau taukan seorang pengusaha sepertiku memang harus banyak berpikir”. Kyuhyun tersenyum setelah menjawabku. Ya yang dia katakan benar.

“Chup”.. aku mengecup singkat bibirnya. Dia terlihat terkejut saat aku menciumnya.

“Wae.. kau tidak suka ciumanku. Apa ini telalu singkat.” Aku mengodanya.

“Ya itu terlalu singkat” kyuhyun menarik tengkukku dan mencium bibirku.
Kyuhyun pov:

Aku menciumnya dengan ciuman menuntut karena aku mencari suatu jawaban dalam ciuman ini. Aku menyesap bibir atas dan bawahnya bergantian mencari rasa seperti saat aku mencium han cherry atau saat pertama kami berciuman dulu. Aku tidak menemukannya sekarang rasa hambar.

Ku sudahi ciuman kami ku rengguh hyera dalam pelukanku dan membaringkan tubuh kami. aku tidak mau dia melihat wajahku karena dia akan tahu kalau dia melihat wajahku.

“Sebaiknya kita tidur saja” hyera mengangguk dalam pelukanku.

Sudah satu Jam aku berusaha memejamkan mataku tapi tidak bisa. Otakku tidak bisa berhenti memikirkan semua masalahku. Aku memikirkan tentang bagaimana dekatnya cherry dan namja cadel dan sialan dia namja yang tampan. Bagaimana han cherry membuatku merasa hambar saat bersama hyera dalam sekejap. Padahal hyera sudah lama bersamaku. Aku juga memikirkan hubunganku dan hyera ini akan sangat tidak adil untuknya. Mungkin perasaanku pada cherry hanya keliru saja ya.

Perjalan pulang kali ini aku memutuskan untuk ikut pulang bersama para karyawan menggunakan bus perusahaan. Ternyata tidak seburuk yang ku kira selama ini. 

Mereka saling menunjukan bakat lain mereka miliki ada yang bernyanyi memainkan alat musik parodi sangat menghibur. Dan aku cukup terkejut saat cherry menunjukan bakatnya. Dia beraegyo. Itu terlihat sangat menggemaskan aku baru tahu kalau dia punya bakat seperti itu.

“Cih hentikan han cherry ssi itu terlihat menjijikan”. Aku berpura pura mencibir padahal aku sangat menyukai aegyonya.

“Wae sajangnim itu terlihat menggemaskan. benar benar”. Sehun mengajak bawahanya menyetujuinya dan sial mereka mengganguk kepala menyetujuinya.

“Tapi bagiku itu tidak menarik sama sekali han cherry ssi sebaiknya kau kembali kekursimu.” mengesalkan sehun mendebatku dasar sialan

Han cherry pov:

Ohho.. cho kyuhyun ini apa sebegini menyebalkan. Aku baru tahu ternyata benar apa yang beberapa orang gosipkan. Selain playboy ternyata bakat lainnya itu merendahkan orang lain. Rasa kesalku padanya semakin bertambah banyak saja. Masalah yang paling membuatku kesal adalah ciumannya waktu itu. Awalnya aku berniat melupakan saja masalah itu tapi melihat kemesraanya dengan direktur nam membuatku merasa direndahkan.

“Baiklah aku akan kembali kekursiku saja.” Aku kembali duduk disamping sehun.

“Kau baik baik saja.” Sehun menanyai perasaanku. Aku menggangguk. Sehun mengusap rambutku. Tidak salah aku menerima ajakan kencannya. Dia pria yang baiik. Aku tidak salahkan lagi pula suamiku juga berkencan dengan wanita lain.

@ kyuhyun cherry house.

Aku seperti mendapat banyak pencerahan setelah berlibur. Begitu sampai dirumah aku langsung mengemas semua barang barangku. Bukan untuk pergi dari rumah aku hanya akan pindah dari kamar ini. aku akan mempertegas jarak kami. 

Kamar yang akanku tempati sekarang benar benar siap. Hanya menyusun berapa barang saja ternyata sangat menyita waktu. 

Jam sudah menunjukan pukul delapan lewat lima belas menit. Dan aku sudah memasak makan malam sekitar satu jam yang lalu. Makanan itu pasti sudah dingin sekarang. 

Suara langkah kaki seseorang terdengar sedang mendekat kearahku bukan kearahku sebenarnya aku sekarang berada di ruang tengah rumah ini jadi setiap akan kemanapun ruang ini selalu dilewati. Dia cho kyuhyun.

“Kau mau makan malam?”.. aku bertanya.

“Tidak aku sudah makan bersama hyera tadi”. Oh jadi tadi dia menghabiskan waktunya bersama wanita itu.

“Baiklah kalau begitu. Selamat malam.” Aku kembali keruang makan mebuang semua makan yang ku buat ke tempat sampah. Lalu pergi kekamarku.

Tidurku terasa sangat nyenyak. Tidur dikamar ini ternyata sangat nyaman.

kyuhyun pov:

Setelah kembali dari villa kemarin aku tidak langsung pulang kerumah aku pulang kerumah hyera. Bukan tanpa alasan aku tidak langsung pulang kerumah. Hari ini adalah peringatan setahun kematian ibunya. Aku menemaninya mungkin itu dapat sedikit menghiburnya. 

pukul sembilan malam aku pilang kerumah di sambut oleh cherry. Dia menawariku makan malam. Tapi aku menolak karena aku sudah memakan malam bersama hyera.

Pagi ini terasa sedikit berbeda aku tidak menemukan pakaian kerjaku yang disediakan diatas ranjang biasanya setelah aku keluar dari kamar mandi pakaian itu sudah ada diatas ranjangku. Bukannya aku manja tapi semenjak menikah cherry selalu melakukan itu untukku.

“Apa cherry sudah berangkat” aku bertanya kepada pelayan yang baru saja meletakan secangkir kopi untukku.

“Ya nyonya sudah berangkat dan dia meminta saya menyiapkan sarapan ini untuk tuan. Nyonya juga meminta saya untuk memasak makan malam untuk tuan mulai malam ini”. Pelayan itu menjelaskan padaku. Ada apa dengan han cherry itu. Apa ini kerena aku menolak tawaran makan malamnya. Sangat kekanak kanakan.

@Cho Grup

Libur selama lima hari. Ternyata tidak baik untukku aku akan sakit mata dan tangan setelahnya. Bagaimana tidak sekarang tumpukan berkas yang harusku periksa begitu banyak selain itu ada meeting dengan berapa rekan bisnis.

Author pov:

Jarak yang dibuat cherry membuahkan hasil hubungannya dengan kyuhyun semakin jauh. Bukan dalam artian yang baik namun dalam artian yang buruk. Sudah dua minggu semenjak ia memutuskan membuat jarak dengan kyuhyun. Bahkan saat pergi ke Busan cherry tidak mengajak kyuhyun jangankan mengajak memberitahukan saja tidak.

Gosip hubungan cherry dan sehun juga sedang menjadi topik hangat di perusahan sekarang, tidak lupa gosip tentang park jungsoo yang dipindah tugaskan.

Sehun pov:

Sudah dua minggu aku berkencan dengan cherry. Aku bahagia. Dia benar benar tipe wanita yang ku inginkan. Selama dua minggu ini juga hubungan kami berdua menjadi trening topic. Aku dan cherry tidak masalah dengan ini selama tidak berlebihan. Aku jadi sangat bebas memarkan perhatianku pada cherry begitupun sebaliknya.

“Cherry ya ayo makan siang bersama”. Aku menghampiri meja kerja cherry.

“Ah ternyata sudah waktunya makan siang.” Cherry melirik jam yang ada ditangan kirinya. Lalu berdiri dari kursinya.

Duduk saling berhadapan saat makan siang adalah hal yang ku sukai.

“Permisi ketua oh apa kami bisa ikut duduk disini” hanna salah satu bawahanku meninta ijin ikut duduk bersamaku dan cherry.

“Duduklah”. Aku mempersilahkannya duduk. Dia duduk disampingku dan Baekhyun duduk disampingku. Mereka pasangan yang tidak bisa diam dan suka bergosip tapi mereka bekerja sangat baik jadi kebiasaan buruk mereka itu dimaafkan.

“Ommo cherry ya cincinmu bagus sekali, apa ini cincin dari .”  Hanna melirikku sambil menaikkan sebelah alisnya menggodaku dan cherry. Cherry menarik tangannya menyembunyikan tangannya di bawah meja. 

” ti.. tidak ini cincin pemberian ayah ku”. Jawab cherry terlihat gugup.

“Tapi itu tidak seperti cincin biasa itu terlihat seperti cincin yang diberikan seorang kekasih apa kalian akan menikah.” Baekhyun menimpali godaan hanna.

“Ini terlalu cepat ketua oh. Apa jangan jangan kau Hamil”. Teriak hanna di ujung kalimatnya. Membuat semua mata jadi menatap kearah kami.

BRAK.. PRANG.. bunyi keras  meja yang di gebrak dan Suara kaca pecah membentur lantai membut perhatian orang orang teralih. Yang membuat orang orang terkejut adalah pelakunya.

Tbc..^^ 

Rcl ya chinggu kalau ada minat bacanya..