Featured

We have a secret (4)

My fiction

Iklan

Aku kembali bawa bagian 4nya.. dan aku berusahan membuat ceritanya lebih menarik. walau gak banyak yang tertarik. judul: we have a secret 4.              cast: Cho Kyuhyun, Han cherry                Oh Sehun, dan Nam Hyera. Genre: Marriage Life, romance                  chapter.

Pg: 17+

Author pov:

Perasaan lega menyeruak di dalam dada cherry. setelah mendengar penjelasan docter. Tidak ia pungkiri kalau di begitu menghawatirkan sehun. Selama ini sehun adalah orang yang baik padanya.

“Sekarang sebaiknya kau kembali ke vila”. Sehun yang sejak tadi berdiri di samping cherry juga ikut mendengarkan bahwa sehun baik baik saja. Kyuhyun punya alasan.

“Tidak aku disini saja.” Cherry menolak tawaran kyuhyun. Dia merasa tidak enak meninggal sehun sendirian. Lagi pula dia merasa kembali ke villa akan membuatnya tidak nyaman berada ditengah tengah orang yang tidak percaya padanya. 

“jadi kau akan tetap disini.” kyuhyun menghela napas lalu nganguk kepalanya dia mengerti dia juga menyaksikannya tadi. Akan tidak nyamannya kondisi di villa setelah insident itu terjadi semua orang menatap menuduh kepada cherry.

“Baiklah Kita akan tidur disini.” Kyuhyun mengambil keputusan akhir mengiyakan kemauan cherry.

Sebuah ruang VIP menjadi telah kyuhyun pilih untuk ruang inap sehun. Bukan bermaksud berlebihan kyuhyun memilih ruangan ini sebagai ruang inap sehun tapi juga demi kenyamannya dan cherry yang akan memunggui sehun.

Cherry berbaring diranjang disamping sebelah kanan sehun. Dia tidak sedang sakit tapi ranjang ini memang disediakan untuk orang atau dokter yang akan menunggui pasien. Karena keadaan sehun yang tidak harus ditunggui dokter jadi ranjang ini bisa cherry gunakan. Ini juga alasan kenapa kyuhyun memilih kamar rawat VIP ini.

Han Cherry pov:

Kyuhyun ikut merebahkan tubuhnya disampingku.

“Aku tidak bisa tidur disofa itu aku tidak mau badanku sakit kalau aku harus tidur disitu.” Kyuhyun menjeda sebentar kalimatnya “Dan kau jangan berbikir untuk tidur disitu” dia seperti bisa membaca pikiranku.

“Ya”. Aku mengambil napas pelan menahanya sebentar lalu menghembuskannya.

“Aku Tidak melakukan itu. Maksudku sosis itu aku tidak membelinya.” Entah alasan apa aku rasa aku perlu menjelasakan ini padanya. Juga ada sebuah keinginan dalam hatiku kalau aku ingin dia percaya padaku.

“Aku percaya” dan seperti ada sebuah kembang api meledak didalam hatiku saat aku mendengar kalimat itu keluar dari bibirnya. Dia percaya padaku. 

“Terima kasih”. Entah mendapat keberanian dari mana aku membalik badanku yang semula terlentang menjadi menyamping menghadapnya yang juga ternyata sejak tadi sudah menyampingkan tubuhnya menghadapku.

Tatapan mata kami berdua bertautan. Tatapan matanya yang biasanya selalu hanya tatapan mengejek dan kasian. Sekarang terlihat berbeda. Aku tidak tau kenapa.

 Tanganya terulur menyentuh pipiku mengusap lembut beralih Mengusap lembut rambutku lalu kembali kepipiku. Tatapan mata kami tidak terlepas. Aku seperti terhipnotis tidak mampu lepas dari tatapan matanya. Wajahnya yang terlihat begitu tampan semakin mendekat.

Dan cup. Bibirnya menempel dibibirku. Astaga ini ciuman pertama kami setelah aku menikah dengannya selama dua tahun ini.

Bibirnya yang tadi hanya menempel sekarang mengecup bibir bawah dan atasku bergantian. Tubuhku terasa begitu kaku. Pikiranku mendadak kosong aku tidak harus bagaimana.

Kyuhyun pov:

“Sangat manis”. Itu kalimat pertama yang ku ucapkan setelah aku menyudahi ciuman kami. Ah tidak maksudku ciumanku. Dia masih menutup matanya Dengan napas yang sedikit terengah engah.

  Beberapa menit semenjak ciuman itu dia tidak membuka mataya. Napasnya yang tadi terengah engah juga sekarang sudah tidak terdengar tapi malah dengkuran halus yang terdengar. Dia tertidur setelah berciuman. Sungguh istriku gadis yang unik.

Bunyi deringan ponsel yang kurasa berasal dari ponselku memaksaku membuka mataku. Benar ponselku lah yang berdering. Nama yoo jae suk tertera dilayarnya. 

“Bagaimana kau sudah menemukan pelakunya?” Aku menjawab panggilan sekertarisku tanpa mengucap kalimat basa basi khas orang bertelepon. Aku memintanya menyelidiki kasus ini.

“Sudah presdir, benar nyonya tidak bersalah. Seperti dugaan anda memang dia orangnya.” Instingku tak pernah salah.

“Bagus. Amankan buktinya”. Panggilan kami berakhir

“Park jungsoo”. Aku bergumam dalam hati.

Sehun pov:

Kesadaranku terusik saat aku mendengar suara sesorang yang sepertinya sedang berbicang di ponsel. Itu seperti suara presdir cho.

Dia menemukan pelakunya dan bukti apa maksudnya. Apa seseorang sengaja melakukan ini padaku. Aku harus meminta penjelasan padanya. 

Langsung ku sibak tirai yang menjadi pembatas kami. Dia terlihat sedekit terkejut melihatku.

“Kau sudah bangun”. Kalimat basa basi yang terlalu basi.

“Bisa presdir jelaskan siapa orang yang melakukan hal ini padaku”aku langsung bertanya tanpa basa basi padanya. Dalam hal seperti ini tidak perlu basa basi bukan. Sungguh aku sangat penasaran selama ini aku rasa aku tidak pernah punya musuh jadi aku sangat penasaran.

“Ya..”Dia menjawab singkat tanpa memberi penjelasan lebih jelas lagi padaku.

 Belum sempat aku membuka mulutku untuk bertanya lebih lanjut tiba tiba sesorang membuka pintu ruangan ini.

“Kau sudah bangun”. Cherry berdiri depan pintu yang sudah ia tutup dengan sebuah kantong plastik ditangannya. Dia berjalan perlahan mendekat kearah ku meletakan kantong plastik yang ia bawa. 

“Kau sudah merasa lebih baik.”dia bertanya sambil menatap wajahku. Aku memberi anggukan kepalaku sebagai jawaban.

“Kyuhyun ssi aku membawa sarapan untukmu sekarang sebaiknya kau bersih kan dirimu dulu”. Jadi kantong itu berisi sarapan untuk presdir cho.

“Kau tidak membeli untukku.” Aku merasa iri dia tidak membeli untuku. 

“Tidak. Kau akan makan sarapan yang disediakan rumah sakit saja. Kaukan pasien”. Dia sedikit meninggikan suaranya. Aku suka dia bicara dengan khawatir seperti itu padaku.

“Sarapanku.” Suara bass presdir cho mengalihkan pandangan cherry dariku. Dia mengambil kantong plastik yang ia letakan diatas nangkas di sampingku . Membawanya ke pada presdir cho. Meletakan bungkusan itu pelan diatas meja sebelum ia mendudukkan diri disamping presdir cho.

Aku memperhatikan apa yang cherry lakukan sekarang. Ia mengeluarkan Isi kantung yang iya beli tadi.

“Aku hanya membeli sarapan sederhana saja tapi ini kimbab spesial tanpa sayur .” Cherry membuka pembungkus kimbab yang ia jelaskan tanpa sayur itu ke hadapan kyuhyun. Dan susu Sebotol ukuran sedang . 

“Kau tidak sarapan.” Presdir cho bertanya. Dari yang kulihat sepertinya mereka bersikap bukan seperti Atasan dan bawahan. Mungkin mereka berteman. Tapi apa mungkin cherry kan hanya pegawai biasa mana mungkin bisa menjadi teman seorang presdir perusahan Besar. Jadi apa hubungan mereka. Jangan jangan presdir cho akan menjadikan cherry wanita ke 3 nya setelah direktur nam. Tidak tidak akan ku biarkan. Cherry hanya boleh jadi milikku.

Tbc..^^

Teman tinggalin jejaknya ya.. 

  

 

We have secret (12)

Judul: we have a secret 12

Author sweetcandy94

Cast: Cho kyuhyun, han cherry

Other cast: oh sehun, nam hyera choi siwon

Genre: marriage lige, romance, chapter

Pg: 17+ 

Happy reading:

Author pov:

“Cho kyuhyun jadikan aku istrimu yang seutuhnya maka aku tak akan pernah bisa pergi darimu.” Kyuhyun melepaskan pelukannya pada cherry. memegang bahu wanita itu dan menatap matanya mencari ke sungguhan dari apa yang baru saja keluar dari bibir istrinya itu.

Cup.. 

Han cherry mengecup bibir kyuhyun. “Aku sungguh sungguh cho kyuhyun”. Cherry kembali mengecup bibir kyuhyun, melingkarkan kedua tangannya di leher kyuhyun. Merapatkan tubuhnya ke tubuh kyuhyun. Melumat bibir atas kyuhyun bergantian. tidak butuh waktu yang lama untuk kyuhyun ikut terhanyut dalam suasana yang cherry ciptakan dia membalas ciuman cherry. Mereka saling melumat bibir satu sama lain.

Han cherry memang yang memulai tapi sekarang kyuhyunlah yang berkuasa cherry hanya pasrah di bawah kuasanya.

Drt drt ponsel yang berada diatas meja di samping ranjang yang ditiduri sepasang anak adam itu terus bergetar Membuat salah seorang dari kedua insan yang sedang terlelah harus membuka matanya agar bisa mengangkat panggilan itu.

“Ada apa seketaris yoo kenapa sepagi ini kau menghubungi istriku?” Kyuhyun ngangkat telponnya tanpa ucapan hello. Atau kalimat basa basi lainnya. Maklum panggilan ini menganggu pagi indahnya.

“Maaf presdir cho, rapat akan segera dimulai 15 menit lagi. Saya hanya ingin menyampaikan itu saja.” Sekertaris yoo menjawab juga tanpa basa basi”

“Tunda rapatnya” kyuhyun melirik jam dinding yang terpajang diatas bingkai besar photo pernikahannya dengan han cherry dua tahun lalu.

“Kita rapat sampai jam sepuluh nanti.” Lanjut kyuhyun dan mengakhiri panggilan tanpa mendengar balasan dari sekertarisnya. 

Kyuhyun meletakan kembali ponsel istrinya. keningnya sedikit berkerut. Melihat ponsel yang ia letakan kembali Ketempat semula bukan ponselnya melainkan ponsel istrinya. 

Kyuhyun Mengalihkan fokusnya pada gadis, ah bukan dia bukan lagi seorang gadis sekarang dia sudah jadi seorang istri yang sesungguhnya sekarang. 

Senyum mengembang di bibir kyuhyun. Semua kegundahan dan ketakutannya kalau wanita yang selalu membeluknya saat akan tidur ini akan meninggalkanya kepelukan pria lain menghilang begitu saja.wanita itu kini tertidur dalam pelukannya dan sekarang telah menjadi miliknya seutuhnya. siapa yang tidak bahagia kalau hal seperti ini terjadi.

Kyuhyun pov:

Aku mengalihkan fokusku pada cherry yang berada dalam pelukukan semenjak semalam. Semalam dia menjadi milikku seutuhnya. Aku telah memilihnya aku sangat takut dia meninggalkanku lalu memilih bersama sehun atau pria lain. aku sangat takut itu terjadi. Aku tidak mau kehilangan kenyamanan, kasih sayangnya, dan apapun yang berasal dari cherryku.

Sekarang yang harus aku lakukan adalah menunjukan pada dunia kalau dia adalah milikku. Dan mengakhiri hubunganku dengan nam hyera. Memang ini semua pasti tidak adil untuknya tapi ini adalah pilihanku.

Sepuluh menit. hanya perlu waktu sepuluh menit untuk membersihkan diriku. Aku langsung di sambut pemandangan indah Cherry dia hanya memakai kemeja yang ku pakai semalam tanpa pakaian dalam Aku dapat melihat dengan sangat jelas dan Dia sangat sexy.

“Kau sudah selesai mandi. Bisa bantu aku menganti seprei”. Cherry baru menyadari kehadiriku setelah lebih dari tiga menit aku berdiri memperhatikannya.

“Biarkan pelayan kim saja yang melakukannya sekarang sebaiknya kau mandi”. Wajah cherry berubah merah mendengar perkataanku apa aku baru saja salah bicara.

“Tidak bisa aku akan sangat malu kalau sampai dia yang melakukannya.” Ada apa ini wajahnya semakin merah.

“Bukannya biasanya memang dia yang melakukannya. Aku mengajinya sangat tinggi memang untuk melakukannya” kenapa tiba tiba mau menganti sendiri han cherry ada ada saja. 

“Kau mau dia melihat noda noda indah di seprei ini” cherry menujuk cairan kami semalam. Aku baru menyadarinya padahal baru beberapa saat yang lalu aku melihat noda noda itu dan sekarang aku lupa.

“Kau benar akan sangat memalukan kalau dia melihatnya.” Aku akhirnya setuju untuk membantunya. Kami mengantinya bersama dan hanya meminta pelayan kim mengantar sprei itu ke laundry.

Ini pertama kalinya aku satu mobil dengan cherry untuk berangkat bekerja biasanya kami akan berangkat bekerja secara terpisah walau satu perusahaan. Ya karena dia adalah istri yang ku sembunyikan dari orang orang orang makanya hal itu terjadi. Dan ini adalah langkah awalku untuk menunjukan pada mereka bahwa dia milikku.

Cherry pov:

Aku tidak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaanku sekarang. Bayangan dan kenikmatan semalam masih begitu jelas di ingatanku. Apalagi hari ini penampilanku menjadi bahan pertanyaan rekan kerjaku. Aku hanya bisa menjawab dengan kebohongan. 

Harusnya mereka tidak perlu seperti itukan mereka harusnya bisa menebak apa yang terjadikan. Apa cara berjalanku tidak memberi mereka petunjuk apa yang terjadi padaku. Aku baru saja melewatkan malam pertamaku dengan suamiku setelah dua tahun menikah.

Rasa sakit hatiku saat pada kenyataan bahwa aku hanya istrinya saat dirumah menghilang. Kami akan memulai semuanya dari awal dan kejadian semalam adalah titik awalnya.

” cherry sekarang sudah waktunya makan siang, ayo makan siang bersamaku?” Minji mengajakku makan siang bersamanya. Aku terlalu lama melamun hingga tidak menyadari sudah jam makan siang.

@kantin

aku dan minji sudah duduk di salah satu kuris di kantin perusahan ini. Baru saja akan menyuap nasi kedalam mulutku tiba tiba seseorang mengagetkanku dengan tiba tiba menarik kursi di sampingku. Kejadian ini seperti yang terjadi kemarin. Tapi dengan pelaku yang berbeda. Pelaku yang sekarang adalah oh sehun.

“Ketua oh mengagetkanku saja” aku menatap sehun sedikit garang karena mengagetkanku. Sehun hanya memberiku cengiran khasnya sebagai permintaan maafnya padaku.

“Sepertinya perkataanku kemarin membuahkan hasil”. Aku mengerti apa yang sehun maksud itu adalah perkataannya yang memanasi kyuhyun itu.

“Ya begitulah.” Ternyata oh sehun bisa menebak apa yang trlah terjadi padaku dan kyuhyun.

Author pov:

Membayangkan apa yang terjadi antara dirinya dan han cherry semalam membuat sudut bibir kyuhyun tak lelah terus saling menarik diri berlawanan membentuk senyuman. 

kyuhyun menambahkan Morning kiss sebagai tradisi yang harus dilakukannya bersama istrinya. Karena menurutnya itu adalah vitamin baru untuk keduanya.

Rapat baru saja berakhir lima menit yang lalu dan sekarang sudah waktunya makan siang kyuhyun merogoh saku jasnya mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.

“Yeoboseo, kau dimana?” Tanya kyuhyun kepada seseorang yang ia hubungi.

“Aku akan kesana sekarang”. Kyuhyun langsung mengakhiri panggilan lalu memasukan ponselnya kembali ke saku jasnya.

Pandanganya matanya berhenti setelah melihat seseorang yang ia cari. Berjalan kearah seseorang itu.

Duduk tepat dihadapan istrinya tampa permisi membuat semua orang yang telah lama duduk disitu kaget.

“Aku lapar cherry pesankan makan untukku.” Kyuhyun sedikit merengek manja pada cherry membuat minji yang duduk tepat disamping kyuhyun sangat syok. Siapa yang tidak kaget Selama ini kedua orang ini tidak pernah menunjukan kedekat mereka sedikitpun dan sekarang rengekan manja kyuhyun sangat sukses membuat orang lain syok.

Minji terus memperhatikan cherry dan kyuhyun bergantian. Dengan kening yang berkerut serta tanda tanya besar dalam hatinya.

Kyuhyun dan cherry sangat menyadari kalau minji terus memperhatikan mereka. Tidak sebenarnya bukan hanya minji yang memperhatikan mereka berdua tapi juga beberapa orang yang ada diruangan ini juga memperhatikan mereka.

“Kau tidak mau melanjutkan makan mu?” Kyuhyun bertanya kepada minji tanpa menatap hanya melirik saja.

“Ah ya sajangnim.” Minji buru buru menyuapkan nasi kedalam mulutnya karena merasa malu karena ketahuan memperhatikan kyuhyun.

“Apa kau sudah selesai”. Kyuhyun membersihkan sudut bibirnya dengan tisu. Cherry menganguk kepalanya

 “Ayo” kyuhyun mengandeng tangan cherry.

“Minji, Ketua oh kami pergi dulu.” Pamit cherry pada minji dan sehun.

“Ketua oh.. kenapa membiarkan cherry pergi dengan presdir cho. Dia kan kekasihmu.” Sehun tersenyum mendengar yang minji kata.

“Hubunganku dengan cherry sudah berakhir. Dan presdir cho lebih berhak atas cherry dari pada aku.” Minji yang pemalu dan tidak suka ikut campur dengan urusan orang lain berubah menjadi seseorang yang ingin tahu tentang orang lain karena kyuhyun dan cherry.

Dari mimik wajahnya sangat jelas terlihat kalau dia sangat penasaran dengan hubungan apa yang terjalin antara kyuhyun dan cherry. Sehun dapat melihat dengan jelas hal itu.

“Mau ku beritahu satu rahasia minji ssi. Sebelumnya aku ingin kau berjanji tidak membuat keributan.” Minji menganggukkan kepalanya antusias.

Sehun memajukan wajahnya mengisaratkan agar minji mendekatkan telinganya agar sehun bisa membisikan rahasia besar kyuhyun dan cherry pada minji.

“Mwo..” minji si kalem si pemalu hari ini berteriak keras menghancurkan image kalem dan pemalunya di depan semua orang setelah mendengar apa yang sehun bisikan padanya.

.

.

Tbc 💋

We have a secret (11)

Judul: we have a secret 

Author : sweetcandy94

Cast: cho kyuhyun, han cherry,  oh sehun, nam hyera & choi siwon

Genre: marriage life, romance, chapter

Pg: 17+

Author pov:

Pagi ini kyuhyun rapi sangat dengan rapi dengan style kerjanya. Sudah dua minggu semenjak terahir kali dia berpenampilan rapi seperti ini. Kyuhyun kembali duduk disinga sana kekuasaan yang telah dia tinggali selama dua minggu terakhir. Tanpa basa basi setumpuk kertas bernilai puluhan bahkan ratusan juta won menyambutnya.

berbeda dengan kyuhyun. cherry tidak disambut dengan pekerjaan yang menumpuk tapi disambut dengan ungkapan kerinduan dari rekan kerjanya dan mantan kekasihnya.

“Aku merindukanmu eonni. Sebenarnya akhir pekan kemaren aku dan hanna eonni ingin mengunjungimu tapi kami tidak tahu tempat tinggalmu.” Rekan kerja termuda yang satu tim dengan cherry mengungkapkan kerinduannya pada cherry.

“Oh iya bagaimana keadaan kakekmu kata ketua oh kau mengambil cuti kerja karena merawat kakekmu yang mengalami patah tulang. Kasihan sekali. Kemungkinan untuk sembuhnya total sangat mustahil.”

Cherry pov:

sehun mengatakan pada yang lain kalau aku mengambil cuti karena harus merawat kakekku. Kedengarannya sangat lucu. Tapi nyatanya aku tidak merawat kakekku. aku merawat baby cho. Hahaha.. itu panggilan baruku untuk kyuhyun tapi aku hanya menyebutnya baby cho dalam hati saja, aku masih tidak berani berkata seperti itu padanya aku takut dia tersinggung. dia pria yang mudah tersinggung.

Panggilan itu begitu saja keluar dari otakku bagaimana tidak aku benar benar merawatnya hampir seperti merawat bayi. Dia juga sangat manja. Dia selalu tidur dalam pelukanku. Jangan berpikir aku keberatan melakukannya. Tidak aku melakukannya dengan sepenuh hati. Sepertinya apa yang dikatakan ayah mertua benar kyuhyun butuh perhatian dan kasih sayang.

banyak hal baru yang ku ketahui tentang kyuhyun. Salah satunya dia suka bermain game. aku kira selama ini dia benar benar sibuk mengurus pekerjaannya duduk berjam jam di depan komputer di ruang kerja. aku sangat terkejut ternyata dia sedang bermain games kejadian itu terjadi kemarin malam dan juga kalau dia punya otak yang jenius. Pantas saja appanim menjadikan dia sebagai presdir di usianya yang semuda ini.

“Hey cherry, kau tidak menjawabku. Apa kakekmu baik baik saja sekarang?” Hanna menggoyang lenganku menyadarkan dari pikiranku yang melayang pada kyuhyun.

“Ya. Dia sudah sehat sekarang.” dan dia sedang berada diruangannya sekarang. Ingin sekali aku menjawab seperti itu tapi aku tak bisa.

“Syukurlah. Lain kali aku dan minji ingin berkunjung kerumahmu untuk menengok kakekmu. Aku sangat merindukan kakekku mungkin saja setelah bertemu kakekmu rasa rinduku akan hilang.” Rasanya aku ingin tertawa terbahak bahak sekarang hanna ingin mengunjungi kakekku dia harus punya tiket kesurga untuk mengunjungi kakekku.

“Ya lain kali, aku akan mengajak kalian menenggok kakek yang ku rawat tapi sekarang kita sebaiknya bekerja.” Hanna dan minji mengangguk menyetuji ajuranku untuk mengakhiri pembicaraan kami dan kembali ke meja kerja masing masing.

Sehun mengirimku sebuah pesan singkat untuk mengajakku makan siang. restoran Italia menjadi pilihanku dan sehun untuk makan siang bersama. 

Baru akan mengatakan pesananku pada pelayan restoran. tiba tiba wajah sesorang berada tepat didepan wajahku hanya berjarak sejengkal dari wajahku. Ulah siwon oppa hampir saja membuatku jatuh bersama kursiku tapi untung ada seseorang yang menahan kursiku dari belakang dan orang itu kyuhyun.

“Boleh kami ikut bergabung disini” siwon menarik kursi disamping sehun sedang kyuhyun tanpa permisi duduk dikursi disampingku.dan kami Tidak punya alasan untuk menolak mereka.

Kyuhyun pov:

Beruntung sekali aku mengikuti ajakan siwon hyung untuk makan siang bersama. Kalau tidak aku tidak akan bertemu dengan mereka berdua disini. Bukannya cherry bilang kalau hubungan mereka sudah berakhir tapi apa ini dia makan siang bersama si cadel ini.

“Maaf tuan bisa saya mencatat pesanan anda sekarang.”

“Kau saja yang pesankan untukku” aku meminta cherry memilih makan siang untuku.

“Dua chicken parmigiana” cherry memilih menu yang sama dengannya.

“Bukannya hubungan kalian sudah berakhir. Tapi apa sekarang kalian makan bersama apa maksud ini ” Aku bertanya pada cherry. Aku tidak ingin memendam penasaranku sampai dirumah nanti lagi pula siwon dan sehun juga sudah tahu kalau aku dan cherry pasangan suami istri jadi aku tidak perlu sungkan mengeluarkan pertanyaanku.

“Hubungan kami memang sudah berakhir, tapi bukan berarti aku tidak boleh dekat dengannyakan. Lagi pula status cherry lajang dihadapan publik. Dia hanya istrimu dirumah. Sebagai wanita yang lajang han cherry sangat menggiurkan untuk dikencani. Dia wanita yang cantik, manis dan euummm cukup sexy.” Kuping ku sangat panas mendengar perkataan sehun. Aku seperti ditampar dengan jawabannya. Ya cherry hanya istriku saat dia berada dirumah.

“Jadi kau oh sehun. Kalau aku menjadi han cherry aku akan memilih meneruskan hubunganku denganmu dari pada harus memilih suami yang punya kekasih sepertinya.” Siwon hyung mengungkapkan pendapatnya yang juga menyudutkanku. Aku tidak berkata atau berbuat apapun pilihan yang paling tepat yang dapat kulakukan adalah diam. 

Author pov:

Kyuhyun benar benar hanya diam mendengar penuturan sehun tentang status cherry yang hanya istrinya saat dirumah. dan pendapat siwon tentang pilihan cherry yang lebih memilihnya. Cherry yang duduk disamping kyuhyunpun tidak dapat berbuat apa apa. Yang sehun katakan lumayan menyakiti hatinya. Tentang dirinya hanya istri kyuhyun saat dirumah saja. 

Cherry dan sehun lebih dulu meninggalkan restoran. Sementara kyuhyun dan siwon masih bertahan.

“Oh sehun itu sangat mengagumkan. Aku tidak menyangka kalau dia berani bicara seperti itu padamu dia terang terangan mengharapkan kau menceraikan cherry. Pasti banyak pria di perusahaanmu yang menjadikan cherry sebagai tipe idealnya. Dia punya segala yang di inginkan oleh semua pria. Dia tidak kalah cantik dari hyera.”Masih dalam kediamannya Kyuhyun membayangkan apa yang siwon katakan tentang sehun yang mengharapkan cherry bercerai darinya.

“Aku tidak akan membiarkan oh sehun atau siapapun memilikinya. Han cherry itu istriku dia milikku” siwon menarik satu sudut bibirnya membentuk senyum meremehkan.

“bagaimana caranya, statusnya sebagai istrimu saja kau rahasiakan bagaimana bisa kau mengakuinya milikmu. Status hyera lebih kuat dari pada dirinya sebagai milikmu. Kau tak bisa mencegah orang lain untuk memilikinya. Kedua sudut bibir siwon terangkat membentuk senyum melihat wajah kyuhyun yang terlihat sangat kacau.

“Kau harus memilih kyuhyun. Semua demi masa depanmu cherry dan hyera. Perlu kau tahu tidak ada seorang wanitapun yang mau pria yang dicintai mencintai wanita lain. Bila ada wanita itu punya maksud lain padamu dia pasti tidak mencintaimu. Mungkin hari ini dia ada disisimu tapi entah bagaimana besok apa dia ada disisimu.” Siwon sungguh berharap kyuhyun bisa menentukan pilihannya.

Sehun pov:

Aku dan cherry sekarang berada dalam mobilku kami sedang dalam perjalan kembali keperusahaan. 

Wajah cherry tampak masih sangat kacau aku tidak tahu kalau efek dari ucapanku bisa sangat berpengaruh untuknya. Bukan tanpa alasan aku mengatakan itu pada presdir cho aku hanya ingin dia mengakui cherry sebagai istrinya dihadapan publik bukan hanya istrinya saat dirumah saja.

“Cherry, maaf atas ucapanku tadi. Mungkin ucapanku itu menyakiti hatimu tapi sungguh aku hanya ingin presdir cho mengakuimu sebagai istrinya bukan hanya saat kalian berdua saja tapi dihadapan semua orang.” Aku melirik cherry memastikan dia mendengar ucapanku.

“Dan menurutku presdir cho sudah memiliki perasaan padamu. Aku hanya ingin membantu mendapatkan pengakuan.” Itulah yang ingin ku lakukan untuk cherry karena cherry telah memilih bersama kyuhyun kuharap dia bisa bahagia dan aku ingin orang lain tahu bahwa dia istri cho kyuhyun.

“Gomawo, sehun na~. Kau sangat perduli padaku.”

Cherry pov:

Aku tidak menyangka sehun begitu perduli padaku. Aku beruntung pernah berkencan dengan pria seperti dia.

Jam dinding yang tergantung di dinding di atas televisi ruang tengah menunjukan pukul 10:45 malam dan kyuhyun belum juga pulang. Harusnya dia pulang sekitar 3 jam lalu seperti bisanya.

Penenantianku berakhir juga sosok kyuhyun yang ku tunggu kini berdiri dihadapanku.

“Cherry istriku” kyuhyun berjalan kearahku dengan langkah terhuyung huyung.

“Kau mabuk kyuhyun?” Aku bertanya seperti orang konyol tapi ini cukup ampuh untuk mengetahui jawabannya.

“tidak. aku tidak mabuk, han cherry kau istrikukan?” Aku sudah mendapatkan jawabannya sekarang. Dia mabuk orang mabuk akan selalu bilang kalau dia tidak mabuk.

“Han cherry kau istrikukan” kyuhyun berteriak padaku.

“Ya aku istrimu han cherry.” Menjawabnya dengan lembut tidak akam berguna jika aku juga berteriak padanya.

“aku memilihmu han cherry. Jadi ku mohon jangan meninggalkanku seperti eomma meninggalkanku cherry. Aku takut kau meninggalkanku.” Aku dapat melihat dengan jelas ketakutan itu di matanya. Sudut matanya mengeluarkan cairan bening.

“Kenapa kau berpikir begitu?”aku tidak tahu kenapa kyuhyun bertanya seperti ini padaku harusnya aku yang mengatakan itu padanya.

“Siwon hyung bilang padaku kau bisa saja meninggalkanku. Sehun dia tidak sepenuhnya melepasmu aku takut kau akan meninggalkanku seperti yang siwon hyung katakan dan kau kembali pada oh sehun” perkataannya membuat air mataku ikut mengalir tanpa ku bisa ku tahan.

“Aku sudah berjanji pada tuhan bahwa hanya maut yang memisahkan kita. Itu artinya aku tidak akan meninggalkanmu cho kyuhyun. Aku juga berjanji pada ayahmu bahwa aku akan membahagiakanmu.” Aku memeluk tubuhnya. Dia membalas pelukanku.

“Cho kyuhyun, jadikan aku istrimu yang seutuhnya maka aku tak akan pernah bisa pergi darimu.”

Tbc :(.. RCL YA…💋💋

My Love Story chapter 2

Judul: my love story

Author: sweetcandy94

Cast: oh sehun,kim jihyo,xi luhan           han sera & exo member.

Genre: yadong, romance & sad

Pg: 17+

I’m is back.. 

 Sebelum kalian baca ff aku ini aku minta maaf atas ke salahan penulisan nama pacar sehun. Awalnya namanya emang senna tapi pas di tengah cerita aku ganti namanya jadi sera dan pas ngedit namanya ternyata banyak yang ke lewat.

Happy reading…

Author pov:

“Kim jihyo mau berkencan denganku”. Luhan mengulurkan tangannya kearah jihyo. 

Sungguh jihyo benar benar tidak menyangka kalau luhan memiliki perasaan padanya. Benar selama ini hubungannya dengan luhan cukup dekat dari pada hungannya dengan teman teman sehun yang lain yang berumur lebih muda darinya.

Bukan hanya Jihyo yang merasa terkejut dengan pernyataan cinta luhan tapi juga sehun. bagaimana tidak luhan adalah satu satunya orang yang ia beritahu hal apa yang telah terjadi antara dirinya dengan jihyo. Seharusnya luhan tidak mungkin bisa punya perasaan itu pada jihyo.

“Oppa jangan bercanda seperti ini kau membuatku benar benar terkejut.” Jihyo tersadar dari keterkejutannya.

“Aku tidak bercanda jihyo~ya aku sungguh menyukaimu. Aku menyukaimu sejak pertama sehun memperkenalkan mu padaku. semakin sering kita bertemu dan mendengar cerita tentangmu dari sehun perasaanku padamu semakin bertambah. banyak hal dalam dirimu yang selalu membuatku kagum dan semakin jatuh dalam pesonamu. Aku tahu semua tentangmu dan sehun. Sekarang dia sudah memiliki seseorang disisinya. Kau juga harus punya seseorang disisimu sepertinya. Aku ingin akulah pria yang berada disisimu. Jadi ku harap kau bisa mempertimbangkan perasaanku padamu. Jihyo~ya.” Luhan memberi senyum terbaiknya setelah mengakhiri perkataannya tentang perasaanya yang telah lama ia pendam.

Jihyo pov:

Benar yang luhan katakan sehun sudah punya seseorang disisinya sekarang. Itu artinya aku juga harus mencari seseorang untuk berada disisiku. Dan luhan aku mengenalnya cukup lama hampir lima tahun dalam waktu selama itu aku sudah tahu luhan itu pria yang seperti apa. Kurasa dia pria yang tepat untuk berada disisiku.

“Ya ku pikir oppa juga orang yang tepat untuk itu. tapi ku rasa bukanlah orang yang tepat untukmu. Walau aku bukan orang yang tepat untukmu tapi aku tetap menerima perasaanmu.” Aku memutuskan menerima perasaan luhan padaku. Tidak ada salahnya mencobanya.

Pesta semalam berakhir dengan kegembiraan. Aku tidak tahu akan jadi seperti apa pesta semalam kalau aku menolak luhan. 

Aku melepaskan sarung tangan karet yang biasaku gunakan saat mencuci piring. Kami baru menyelesaikan sarapan beberapa menit yang lalu. 

Baekhyun, minji chanyeol dan jongin sudah pulang setelah menghabiskan sarapan yang ku buat bersama luhan pagi ini. Sementara sehun dia baru saja berpergi untuk mengantar sera pulang. Sekarang dirumah besar ini hanya ada aku dan luhan.

aku keliling hampir keseluruh ruangan yang ada dirumah ini untuk mencari ke beradaan, luhan akhir aku akhirnya menemukannya di taman depan rumah ini dia duduk dikursi yang disediakan di bawah pohon rindang yang memang sengaja ditanam untuk memperindah halaman rumah ini.

“Oppa apa yang kau lakukan disini” aku duduk disamping luhan terlihat sangat menikmati berada disini. 

“Tidak ada. Ini adalah tempat pertama aku melihatmu saat aku kemari bersama sehun untuk pertama kalinya. Aku benar benar senang kau menerima perasaanku padamu.” Luhan oppa meraih tanganku dan menggengamnya lembut.

“Aku tahu apa yang kau dan sehun lakukan selama ini. Sungguh aku tidak mempermasalahkan itu tapi mulai sekarang kau jangan melakukannya dengannya lagi. Itu sangat merugikanmu jihyo~ya. Juga akan memnyakitu karena aku kekasih mu sekarang.” Luhan tahu semua yang telahku lakukan dengan sehun selama ini tapi dia tetap menyukai wanita sepertiku. Tidak ada hal lain yang bisa ku lakulan selain menggagukan kepalaku.

Aku tidak pernah sekalipun berpikir bahwa apa yang kulakukan dengan sehun ini merugikanku. Apa aku benar tidak punya perasaan padanya. Saat pertama melakukannya mungkin memang karena tidak sengaja tapi yang kedua dan yang kesekian kalinya karena apa. Kalau hanya karena aku menyukai sex kenapa aku hanya melakukannya dengan sehun. 

Aku sama sekali tidak pernah melakukan hubungan itu dengan orang lain bahkan dengan lay yang pernah menjadi kekasihku. Hubungan kami berakhir karena aku selalu menolak saat dia menyentuhku. 

Sehun pulang kerumah saat hari sudah mulai gelap. Sepertinya Dia menghabiskan waktunya bersama sera. Entah apa yang mereka lakukan, apa melakukan itu. Sehun menyentuhnya seperti dia menyentuhku atau dia lebih lembut dari pada saat menyentuhku karena sera wanita yang ia cintai. Dadaku tiba tiba merasa sesak membayangkan apa yang sehun lakukan bersama kekasihnya.

Tidak biasanya malam ini sehun tidak pergi keluar rumah dan malah duduk bersamaku dikursi didepan televisi.

Sehun pov:

Malam ini aku tidak berniat menghabiskan malamku diluar. Walaupun aku keluar, pikiranku pasti akan tetap dirumah. Aku terus memikirkan tentang wanita yang duduk di sampingku ini. Bagaimana bisa dia begitu saja menerima pernyataan cinta luhan hyung padanya tanpa meminta waktu untuk berpikir, sungguh mengesalkan.

 Sebaiknya sekarang aku bertanya saja padanya kenapa dia menjawab pernyataan cinta luhun hyung tanpa berpikir. “Noona kenapa kau menerima luhan hyung tanpa banyak berpikir.” Jihyo noona memalingkan wajah menatapku.

“Aku hanya merasa apa yang luhan oppa katakan benar. Kau sudah punya seseorang disisimu sekarang. Tugas untuk berada disisimu sekarang sudah ada yang menempatinya jadi aku juga harus punya seseorang juga disisiku untuk menjagaku dan kujadikan tempatku bersandar. Dan luhan oppa orang yang terlalu pantas untukku.” Jadi dia menerima luhan hyung karena aku sudah punya kekasih dan dia juga ingin punya kekasih jadi itu maksudnya.

“Hanya karena aku punya kekasih jadi noona menerima luhan hyung hanya karena alasan itu” Aku tidak bisa menerima kalau jihyo noona menerima luhan hyung hanya karena alasan itu. Tapi rasa tidak terima ini entah untuh luhan hyung atau jihyo noona.

“Bisa dibilang begitu. Awalnya aku menerimanya karena alasan itu tapi tadi pagi luhan oppa mengatakan padaku bahwa apa yang kita berdua lakukan selama ini merugikanku. Aku baru menyadari itu benar” Jihyo noona memalingkan wajahnya kembali menatap televisi.

“Mwo?, kenapa noona berpikir seperti itu bukannya selama ini kita melakukannya karena menyukainya.” Wajah jihyo noona berubah wajahnya terlihat terluka.

“Ya kau benar. kita melakukannya karena menyukainya tapi, di sini aku yang salah. aku melakukannya denganmu yang sudah memiliki kekasih, aku juga melakukanya denganmu saat aku menjalin hubungan dengan lay. harusnya aku berhenti melakukannya denganmu saat kau sudah punya kekasih atau saat aku menjalin hubungan dengan lay waktu itu. tapi apa aku tetap melakukannya denganmu. Ku rasa sekarang saatnya kita mengakhirinya.” Jihyo noona berdiri dari sopa yang ia duduki disampingku sejak tadi.

“aku akan sama seperti wanita jalang bila aku terus melakukannya denganmu. Seperti yang sera katakan.” sambung jihyo noona lalu melangkah meninggalkanku. 

Sungguh aku sangat benci mendengar perkataannya yang menyalahkan dan merendahkan dirinya. Yang patut disalahkan disini adalah aku. Aku yang selalu memulainya saat kami melakukannya. Tidak ada seorangpun yang boleh mengatakan kata jalang itu padanya termasuk han sera sekalipun. karena akulah yang salah.

.

.

.

Tbc..💋

My love story chapter 1

My fiction and my imagination

judul: My love story chapter 1

Author:sweetcandy94
Cast:oh sehun, kim jihyo (oc) other cast: xi luhan, han sera and        exo member

Genre: romance, nc,    

Pg: nc 17+ / nc 21

   Sudah berapa kali aku menggedor gedor pintu kamar ini tapi tidak ada sahutan dari sang penghuni. Akhirnya aku aku tetap harus memasuki kamar ini juga. 

 “Oh sehun cepat bagun, sekarang sudah jam 6.” Aku mencoba membangunkan sehun dengan menggoyan goyang badannya. Tapi apa dia malah menarik ku masuk dalam pelukannya.

“Aku tidak ada jadwal kuliah hari ini jadi jangan ganggu aku”.dia mempererat pelukannya padaku.

” kalau begitu lanjutkan saja tidur mu”.aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya.

“Maaf noona aku tidak bisa tidur lagi kau merasakannya kan.” Apa maksudnya bocah ini. Astaga benar aku merasakannya.

“Sehun ini masih pagi.” Kataku mencoba mengalihkan keyadongannya tapi apa sekarang dia membalik keadaan menindihku dia tanpa basa basi mencium bibirku dengan bibirnya yang belum ia cuci.

 Sehun pov

Aku terus menyesap bibir atas dan bawahnya bergantian. Rasa bibirnya tidak pernah berubah selalu manis. Tidak tinggal diam tanganku masuk kedalam kausnya mencari salah satu benda kegemaranku. 

 “Ahh..” desahannya keluar saat aku meremas dadanya. Tidak ku biarkan kesempatan mengajaknya berperang lidah kumasukan lidahku kemulutnya mengajaknya berperang. Ku turunkan ciumanku kelehernya. 

Trak. Kulepaskan pengait branya dan ku lepas kaos dan branya. Dengan tidak sabarnya aku melahap dadanya kukecup kujilat dan kuhisap dadanya. Dia melengkungkan badanya pertanda orgasmenya sudah datang.

 Sekarang kami sama sama telanjang bulat. Ku gosok gosok juniorku ke vaginanya.

“Ahh.. sehun masukan aku.. ahh sudah sangat menginginkamu”. Ini yang ku suka darinya dia tidak sungkan padaku. Aku akan sedikit menggodanya. Ku gosok gosok lagi ujung juniorku di klonisnya.  Aku tidak menyangka dia menarik pantatku dan.. 

“Ahh..” erang kami bersama saat dia berhasil membuat juniorku masuk.. “cepat sehun gerakan aku sudah tidak tahan aku sungguh sangat menginginkannya” dia mengaitkan kakinya di pinggangku. 

 Jihyo pov:

“Ahh.. ahh.. sehun lebih cepat lagi. Aku memang tidak tahu malu saat kami bercinta. Sehun mengerakan juniornya dengan sangat cepat membuatku mengeluarkan cairanku. Sebelum cairan dalam tubuhnya keluar dia melepas juniornya merebahkan tubuhnya disampingku.

 “Bagaimana pagi ini noona. Tanya sehun sambil membersih kan junior.

“Seperti biasa aku tidak munafik aku menyukainya”. Jawabku jujur.

Author pov

Begitulah hubungan jihyo dan sehun mereka bukan suami istri tapi beryadong ria bukan hal uang tabu lagi untuk mereka. Mereka hanya orang yang tinggal serumah dari sejak usia sehun 13 tahun. Mereka tidak hanya tinggal berdua tentu saja seorang pelayan kepercayaan tuan oh menemani mereka hidup dan mengawasi mereka. 

Sedangkan tuan oh taejun selaku ayah sehun dan kim Bo man Tidak dikorea mereka di luar negri. Ayah jihyo adalah asisten pribadi oh taejun jadi dimana ayah sehun berada disitulah asisten kim. 

Mereka pertama kali melakukannya saat sehun duduk kelas 2 senior high school. Itu karena dvd yadong kim jongin teman sehun yang tertinggal di rumah sehun.  Tidak sengaja ditonton sehun dan jihyo lalu ya mereka mempraktekannya hingga sekarang.  Entah bagaimana hubungan tidak wajar mereka bisa tak diketahui oleh choi jin hyuk maupun istrinya yang juga tinggal bersama mereka waktu itu.

 Jihyo pov: 

 Aku mengeliatkan tubuhku meraba kasur di sampingku ternyata kosong. Sehun sudah pergi. dengan selimut yang membalut tubuhku aku melangkahkan kakiku kekamar mandi membersihkan tubuhku dari kegiatan panas kami.

   Ternyata benar saja sehun sudah pergi. Aku baru membaca memo yang ia tempel Didepan pintu kamarku. Sebenarnya kadang aku merasa salah dengan apa yang aku lakukan dengan sehun tapi aku tetap terus melakukannya dengan sehun apa mungkin aku menyukainya tapi kurasa tidak. Sehun bahkan sekarang sudah punya kekasih semenjak tahun lalu namanya lee sena dia cantik dan seumuran dengan sehun. Apa mereka juga pernah melakukanya. Pertanyaan ini cukup mengganguku.

  Beruntung hari ini pemilik Butik ini tidak datang lebih awal jadi aku tidak dimarahi. Semua gara gara sehun.

Sehun pov:

 Aku menunggu senna kekasihku. Kami akan berkencan hari ini. Kalian pasti menganggapku pria yang brengsek aku pergi berkencan setelah meniduri wanita yang tinggal serumah denganku. Ya aku mengakui kalau aku adalah pria yang brengsek. Aku tidak tahu aku suka melakukan sex dengan jihyo noona. Tapi aku tidak punya perasaan apapun padanya dia hanya kuanggap kakak perempuanku. Sedangankan dengan sera aku menyukainya aku juga melakukannya dengannya tapi rasanya aku lebih menikmati saat melakukannya dengan jihyo noona.

Aku dan sera berkencan ke taman hiburan lalu makan siang di cafe tempat pertama kami bertemu. Setelah itu kami pergi ke mall menghabiskan banyak waktu disana.

Aku mengajak sera kerumahku hari ini. Kami akan berkumpul dirumahku malam ini, aku membawa sera kerumah agar dia bisa membantu jihyo noona.

Author pov: 

   Pulang dari tempat bekerjanya jihyo memutuskan untuk mampir ke super market. Mereka berkumpul malam ini di rumah sehun yang artinya dia juga akan jadi tuan rumah juga.

     Beruntung saat berbelanja tadi jihyo bertemu dengan luhan salah satu teman sehun. Luhan membantunya membawa barang belanjaan yang lumayan banyak.

Jihyo pov

 Beruntung saat pulang tadi aku bertemu luhan jadi tugas berbelanjaku tidak terlalu berat. Luhan dia salah satu teman sehun dan itu artinya dia peserta pesta kami malam ini. 

Luhan terlihat sangat Cekatan memotong sayur. Sepertinya namja tampan berdarah cina ini tidak ada hal yang tidak bisa ia lakukan. Termasuk urusan memasak. Maklum saja dia hanya hidup sendiri di korea seluruh keluarganya ada di cina mau tidak mau dia harus bisa melakukan apa saja.

Semua menu makan yang menjadi menu untuk makan malam sudah berhasil di selesai berkat bantuan luhan.

“Akhirnya selesai juga, kita hanya perlu memesan ayam goreng saja untuk teman minum bir nanti” luhan menganguk kepala. Ya itu juga salah satu kebiasaan mereka saat berkumpul bir dan ayam goreng harus ada.

“Oppa sepertinya aku harus meninggalkanmu sebentar.” 

“Kau mau kemana?”

“Aku tidak kemana mana aku hanya ingin mandi saja dulu. Oppa bisa duduk diruang tamu. Sebentar lagi sepertinya yang lain akan datang.” Aku meninggalkan luhan masuk kedalam kamarku. 

Hampir 30 menit ku lewatkan untuk urusan pribadiku. Hampir semua wanita pasti sama sepertiku jadi aku anggap kebiasaanku ini wajar saja. Begitu selesai aku langsung keluar dari sangkarku. Dan ternyata semua orang sudah berkumpul.

Sehun membawa kekasihnya. Baekhyun juga membawa kekasih. Sementara jongin tidak membawa kekasihnya. Chanyeol baru putus dengan kekasihnya seminggu yang lalu. Dan aku dan luhan dan aku tidak membawa siapapun karena memang tidak punya.

“Ah sepertinya semuanya sudah lengkap kalau begitu kita makan malam sekarang.” Mengajak orang orang diruang makan ini.

 Makan malam sudah berakhir beberapa waktu yang lalu. Sekarang kami sedang menyaksikan pertarungan antara luhan dan sehun. Kami membagi kelompok menjadi dua aku, sena dan chanyeol berada satu kelompok dengan sehun yang lainnya lagi berada di kelompok jongin. Meraka sedang bermain baduk. 

Sudah tiga kali sentikan yang kudapat di jidatku. Bukan hanya aku semua yang mendukung sehun juga mengalami hal  yang sama termasuk sehun juga. Dari awal permainan hingga sekarang dia tidak berhasil menang.

“Sebaiknya kita hentikan saja permain ini sekarang, chagi keningku sudah sangat sakit.” Sera memperlihatkan keningnya pada sehun. Cup sehun mengecup kening sera didepan kami. Meraka sangat manis.

“Baiklah jongin aku mengaku kalah sekarang kita akhiri saja permainan ini.”sehun menyerah.

“Baiklah kalau itu maumu. Karena kau kalah jadi sebaiknya kau pesan ayam goreng sekarang”. Jongin meminta ayam goreng sebagai imbalan karena mengalahkan sehun.

“Aku sudah memesannya tadi, menunggu pesanannya datang saja.” Ternyata luhan sudah lebih dulu memesanya untuk kami.

“Hyung kau yang terbaik” sehun mengacungi jempolnya pada luhan.

Tidak sampai lima menit ayam goreng yang luhan pesan sudah datang. Kami semua sedang menikmatinya sekarang bersama sekaleng bir.

“Perhatian semuanya” luhan tiba tiba berdiri. Kami menatap padanya

“Aku ingin mengatakan sesuatu pada seseorang. Ia ini tentang perasaanku. Aku menyukai kim jihyo” aku membulatkan mataku tidak menyangka luhan menyukaiku.

“Kim jihyo mau berkencan denganku.” Luhan mengulurkan tanganya padaku. Aku bingung harus bagaimana.

Tbc ^^

Maaf..😢😢 sehari sebelum ramadhan aku ngepost ff nc. 🙇🙇

We Have a Secret (10)

My fiction and my Imagination

Judul: We Have a secret (10) 

Author: sweetcandy94 

Cast: Cho Kyuhyun, Han Cherry,             Oh Sehun dan Nam Hyera              Choi Siwon .  

Genre: Marriage life, Romance               dan Chapter

Pg: 17+

💗💚Happy reading💚💗


💙Author pov:💙

Pagi ini sungguh sangat berbeda itulah yang kyuhyun rasakan. Sudah lima menit berlalu semenjak kedua matanya terbuka dan kesadaranya terkumpul selama itu juga ia menatap teman tidurnya yang tak lain adalah istrinya. 

Kyuhyun masih mengingatan dengan jelas apa yang terjadi antara mereka semalam. Semua ke salah pahamannya terhadap cherry sudah selesai. Bohong jika semua yang keluar dari mulut cherry semalam tidak membuat hatinya lega sekaligus senang. Walaupun bukan pernyataan cinta tapi itu sungguh menyentuh hatinya.

Yang akan masalah sekarang adalah diri sendiri. Apa dia bisa menyakiti perasaan wanita yang sudah menjalin kasih selama bertahun tahun dengannya. Itu akan sangat tidak adil untuk hyera.

❤Kyuhyun pov:❤

“Oh kau sudah bangun kyuhyun ssi.” Aku tidak menyadari kalau wanita yang ku tatap sejak beberapa menit yang lalu telah membuka kedua matanya menatapku.

“Ya.” Cherry mendudukan dirinya. Tangannya menggapai ikat rambutnya yang dia letakan disamping ponsel diatas meja disamping ranjang kami lalu menikat mengikat asal rambut panjangnya.

“Aku akan mandi lebih dulu. Setelah itu aku akan membantumu mandi dan kita akan sarapan bersama.” Dia beranjak dari atas ranjang. 

Aku merasa hari ini aku terlahir lebih beruntung dari raja. Kenapa aku merasa diriku lebih istimewa. Raja tak pernah dilayani istrinya sampai seperti ini. Istriku melakukan semuanya untukku. Membantuku mandi, memasangkan bajuku, mengeringkan rambutku, menata rambutku, dan hal yang ku suka saat dia membantuku mencuci wajahku dan menggosok gigiku. Aku sangat menyukai apa yang dia lakukan.

Kami benar benar sarapan bersama. Aku memakan sarapan dari piring yang sama dan dari tangan yang sama. Cherry menyuapiku dengan tangannya.

Cara cherry memperlakukanku menginggatkanku pada kenangan masa laluku. Dulu ibuku yang melakukannya untukku. kenangan itu selaluku simpan dalam hatiku agar aku tidak terlalu membencinya karena Dia begitu egois meninggalkanku dan ayah demi pekerjaannya.

  “Kau tidak bekerja”. Cherry menggeleng kepalanya.

“Tidak. Aku sudah meminta ijin pada sehun selama kau masih sakit aku tidak akan bekerja. Aku akan merawatmu sampai sembuh”. Cherry meletakan remot disampingnya.

“Dia mengijinkanmu.” aku menatap wajahnya yang fokus pada televisi yang menyala.

“Tentu saja. mana mungkin dia berani melarang istri bosnya mengambil cuti untuk merawat suaminya.”

“Apa?.. sehun tahu kau isrtiku.”

“Ya. kalau tidak mana mau dia putus dariku. Appanim memergoki kami saat aku akan makan malam di restoran.dan dia mengucapkan kata menantuku pada sehun. Karena kau anak tunggal jadi sudah pasti aku istrimu.” Cherry mengalihkan pandangannya pada televisi padaku.

“Baguslah”.aku senang ayah melakukan itu. Tapi Sepertinya pria tua itu tak melepaskan pengawasannya dariku dan cherry. Dan dia sepertinya sudah mulai bertindak.

“Aku tidak tega dengannya aku seperti mempermainkannya. Padahal dia namja yang baik. Andai saja aku tidak menikah denganmu aku akan serius berkencan dengannya. Aku harap dia bertemu yeoja yang baik.” Wajah cherry terlihat cemberut. Aku sangat kesal. Apa dia menyesal putus dengan namja itu.

“Kau menyesal menikah denganku.” aku bicara dengan nada kesal yang sangat jelas. Aku tidak bisa berbohong saat kesal. Aku menundukan wajah.

💗cherry pov:💗

“Kau menyesal menikah denganku.”kyuhyun bicara dengan nada kesal yang sangat jelas. Dia menundukan wajahnya. Ya tuhan dia terlihat sangat mengemaskan. Ku geser posisi dudukku semakin dekat kearah. Aku mengakat wajahnya menghadapku dengan kedua tanganku pelan untuk menatapku.

“Aku tidak mengatakan aku menyesal menikah denganmu. Kalau aku menyesal menikah denganmu aku tidak mungkin putus dengannya dan memilihmu suamiku yang sudah punya kekasih”. Aku memberinya senyumku.

 “Kalau begitu jangan pernah memujinya seperti itu dihadapanku. Aku tidak menyukainya. Kau sudah memilihku itu artinya aku milikmu.” Kyuhyun menurunkan tanganku yang ada dipipinya menggengamnya dengan tangan kirinya. Wajah kami saling mata saling tertaut. Cup bibir kami menyatu. Saling mengecup menjilat dan berperang lidah. Dia menindih tubuhku diatas sopa. Dia mengalihkan ciumannya keleherku. Rasanya sedikit perih tapi aku menikmatinya saat dia menciumku leherku. Seluruh tubuhku rasanya menjadi panas dan aku menginginkan sesuatu yang lebih.

“Ehm.. ehmm..” suara deheman cukup keras itu menghentikan kegiatan kyuhyun diatasku. Kami menoleh bersamaan pada asal suara. Seorang pria tampan berkulit exotis dengan lesung pipi dikedua pipinya dia tersenyum padaku dan kyuhyun sambil menaik turunkan kedua alisnya membuat wajah tampannya terlihat sedikit konyol.

Tanpa sadar aku mendorong keras tubuh kyuhyun hingga dia terjungkal kelantai.

“Akhh.” Kyuhyun menjerit membuatku tersadar atas apa yang kulakukan padanya.

“Mian, aku terlalu terkejut tanpa sadar mendorongmu.” Aku membantu kyuhyun kembali duduk ke atas sopa. Siapa yang tidak terkejut saat di pergoki saat dalam posisi seperti tadi.

“Gwenchana” kyuhyun tersenyum padaku.

“Ehm ehmmmm” suara itu terdengar lagi.

“Ah hyung ada apa kau kemari.” Kyuhyun bertanya pada namja tampan yang berdiri didepan kami. 

“Tentu saja menjengukmu bodoh, aku kira kau sakit parah tapi apa yang ku lihat kau malah hampir meniduri seorang wanita” namja itu mencibir pada kyuhyun. Mendengar kata kata namja itu pipiku jadi memerah.

“Kalau aku sakit parah aku tidak mungkin berada dirumah.” kyuhyun membalas kata kata namja tampan itu lalu menarik tubuhku dalam pelukannya. Dalam posisi seperti ini aku bisa dengan puas mencium bau tubuhnya. Aku menyukai bau yang berasal dari.

“Jangan menatap istriku seperti itu”.kyuhyun bicara dengan nada kesal. Jadi suamiku ini tipe orang yang tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya. 

“Kau memarahiku cho kyuhyun padahal aku ini sedang sangat mengkhawatirkanmu, kau bahkan tidak mempersilahkanku duduk. Harusnya aku yang marah”. Namja tampan itu mengomeli kyuhyun. Tapi yang namja tampan itu katakan benar juga. Dari tadi dia hanya berdiri di depan kami.

Dengan pelan aku melepaskan pelukan kyuhyun. Meski sebenarnya aku masih ingin berada dipelukannya.

“Maaf silahkan duduk, aku akan membuatkan minum” Aku mempersilakan namja tampan itu duduk lalu pergi meninggalkan kedua namja tampan itu.

Aku kembali menghampiri dua pria tampan itu dengan nampan berisi tiga cangkir teh dan satu piring kue kering.

“Oh jadi kau istri kyuhyun. Cantik. Perkenalkan namaku choi siwon aku temennya.” Namja tampan itu mengulur tangannya padaku.

“Namanya han cherry. Bukannya aku sudah mengatakannya tadi. Jangan coba coba mengoda istriku choi siwon” Kyuhyun menjabat tangan siwon. Dia menghentikanku sebelum aku menjabat siwon.

 “kau sangat sial menikah dengan namja seperti kyuhyun ini.” Ah pasti namja ini menyinggung masalah hubungan kyuhyun dengan direktur nam.

“Mana mungkin aku menjadi sial setelah menikah dengan namja setampan suamiku ini. Aku adalah wanita yang beruntung karena dia menikahiku.” Siwon tersemyum mendengar jawabanku.

“Cho kyuhyun benar benar beruntung menikah denganmu, kau bahkan membiarkannya berkencan dengan wanita lain.” 

“dia lebih dulu berkencan dengan wanita itu, aku tidak mungkin memintannya mengakhiri hubungannya dengan wanita itu dia sudah lama berkencan dengam suamiku. Aku sudah jadi wanita jahat dengan menikahi kekasih orang lain”. Aku tersenyum 

“Bisa hyung bisa berhenti membahas itu. Kau seperti berniat membujuk istriku meninggalkanku.” lagi lagi pria bermarga choi ini tersenyum. Dia terlihat suka menggoda kyuhyun.

“Maaf aku hanya memastikan sesuatu, dan aku sudah mendapatkannya.” Siwon menyerup teh yang ku suguhkan untuknya. Aku tidak tahu jawaban apa yang ia dapat ku rasa sejak tadi dia tidak bertanya apapun pada kami.

“Kapan kau keluar dari militer?” Jadi namja itu baru keluar dari wajib militer pantas saja aku baru melihatnya. 

“Sekitar satu bulan yang lalu.” 

“Dan kau baru mengunjungiku?” Kyuhyun terlihat kecewa karena siwon baru mengunjunginya sekarang. Apa hubungan mereka sangat dekat. Dan sepertinya siwon tahu banyak tentang kyuhyun. Dia teman pertama kyuhyun yang datang kerumah ini. Dan pertama kali berkenalan denganku.

“Maaf, aku satu bulan ini menghabiskan waktuku dengan keluargaku. tapi setelah ini aku akan lebih lebih sering mengunjungi rumahmu, terlebih saat kau tak ada dirumah.” Siwon tersenyum jahil kearahku.

“Aku akan membunuhmu, kalau sekali saja kau berkunjung kerumahku saat aku tidak ada dirumah.” Kyuhyun menanggapi dengan serius candaan siwon.

💙Author pov:💙

Tepat pukul delapan malam siwon baru pulang. Wajar saja sudah dua tahun lamanya dia tidak bertemu dengan teman karipnya itu. Karena harus menjalankan tugasnya sebagai warga negara.

Banyak hal yang mereka cerita. Saling bercerita apa yang apa saja yang mereka lalu selama dua tahun tidak bertemu.

“Jadi kau sudah berteman dengannya sejak duduk di bangku Senior high school walau kami tidak satu sekolah. Aku bersekolah di sekolah khusus laki laki.” Cherry bertanya Kepada kyuhyun.

“Ya. Waktu itu aku berkelahi dengan seorang siswa disekolah. Karena siswa itu tidak terima kalah dariku. setelah beberapa hari dia mencekal motorku saat aku dalam perjalan pulang. Dia  datang padaku bersama teman temannya untuk melawanku dan ya mereka mengeroyokku kalau sudah pasti aku tidak akan menang mereka terlalu banyak. Dengan bantuan siwon aku bisa mengalahkan mereka lagi. Kalau tidak mungkin aku bisa mati. Bahkan mereka membakar motor. aku dirawat selama  satu minggu dirumah sakit karena kejadiaan itu. semenjak itulah kami berteman.” Kyuhyun menceritakan awal pertemuanya dengan kyuhyun.

“Kalau begitu kita berhutang budi padanya.”kyuhyun memgerutkan keningnya mendengar jawaban istirinya.

❤Kyuhyun pov:❤

“Ya aku berhutang budi padanya. Tapi tidak denganmu.” Aku tidak terima kalau cherry mengatakan kalau dia juga berhutang budi dengan siwon. Cherry itu tipe orang yang akan melakukan apapun untuk membalas budi orang lain. Contohnya saja dia bersedia menikah denganku karena keluarganya berhutang budi pada ayahku.

 Cherry tersanyum sebelum mengatakan alasannya padaku kenapa dia juga merasa berhutang budi pada siwon juga.”Tentu saja aku juga berhutang budi padanya. Kalau dia tidak menolongmu hari itu kita tidak akan bertemu dan aku tidak akan bisa menikah denganmu.” Mendengar alasannya aku tak bisa menyebunyikan senyumku.

“Dia namja yang humoris. Apa dia sudah punya pasangan.”aku baru saja tersenyum mendengar jawaban darinya sekarang dia merusak moodku. Apa maksudnya menanyakan hal itu

“Kenapa kau menanyakan hal itu? Apa kau tertarik dengannya?.” Aku bertanya dengan wajah sangat cemberut. Suami mana yang tidak cemberut saat istrinya menanyakan status pria lain padanya.

“Tentu saja, tidak aku ini sudah menikah denganmu dan dia itu temanmu, aku masih sangat waras untuk tidak berselingkuh dengannya. Aku hanya ingin tahu saja. Apa dia lebih beruntung dari yang punya kekasih dan istri”. Aku merasa sedikit tidak nyaman mendengar perkataan cherry.

“Dia belum punya kekasih.  Dia bilang dia mencintai seseorang tapi aku tidak tahu siapa dia. berhenti membicarakan atau ingin tahu tentang pria lain saat sedang bersamaku. Kalau kau membicarakan pria lain saat bersamaku maka aku akan memberikanmu hukuman.” Aku berniat membuatnya berhenti membicarakan pria lain saat bersama denganku. 

Hanya ayahku dan ayah mertuaku saja yang boleh dia bicarakan denganku. Maaf cherry mungkin memang benar kau tidak beruntung karena menikah denganku. aku pria egois. Aku tak ingin kau memperhatikan pria lain selain aku.

“Sekarang kau harus menjalankan hukumanmu.”wajah cherry terlihat panik. Mungkin dia berpikir aku akan berbuat sesuatu yang jahat.

“Kau tidak akan memukulkukan?” Wajahnya semakin terlihat sangat takut sekarang.

“Tidak aku tidak akan memukulmu aku hanya ingin kau memelukku sampai kita terbangun besok. Bagaimana?” Cherry menghembus napas lega.

“Kemari” cherry merentangkan tangannya aku masuk dalam pelukannya membenamkan wajahku didadanya. Suara detak jantungnya terdengar sangat tenang membuatku merasa nyaman. Dia sama seperti ibuku. Apa mungkin aku bisa merasakan kasih sayang yang selama ini hilang pada wanita yang memelukku ini.
Tbc^^ RCL ya chinggudeul.. saranghae💋❤